Opini
Perspektif Politik Demokrasi Musyawarah
Kata serta istilah demokrasi dalam konteks politik semakin populer dan menjadi perbincangan hangat pada saat tahun-tahun politik
Sebaiknya dipahami serta disadari oleh rakyat bahwa, pada saat kalkulasi ekonomi dan politik yang disajikan untuk mengatasi serta memperjuangkan perubahan perilaku serta gaya para elite politik, prinsip dasar memperjuangkan kepentingan rakyat dapat saja berubah dengan mengemukakan sistem demokrasi kesepakatan dan musyawarah elite politik yang mengejar kepentingan individu, kelompok serta partainya lebih diutamakan.
Hal ini selaras dengan sistem oligarki politik yang semakin berkembang serta ikut memaksakan perannya untuk setiap pengambilan keputusan serta kebijakan politik publik dan anggaran belanja publik yang dimanfaatkan, bukan hanya bertindak atau untuk kelanjutan kekuasaan. Namun demikian juga mamanfaatkan “rent seeking” untuk meraih keuntungan secara ekonomi dalam memperkuat posisi partai politik dan atau koalisi politik antarpartai melanjutkan kekuasaannya.
Kondisi ril saat ini praktik politik serta perilaku kekuasaan yang jauh dari kepentingan memperjuangkan kepentingan politik rakyat semakin terlihat secara transparan dan terang-terangan. Harapan rakyat secara keseluruhan dan umumnya untuk mengubah kehidupan menjadi lebih baik, baik berhubungan dengan kondisi sosial-budaya, ekonomi serta taraf kehidupan yang lebih sejahtera dan makmur, seringkali terkecoh, terhambat dengan adanya kesepakatan jahat para elite politik. Dimana lebih mementingkan kekuasaan serta jabatan untuk kekuasaan politik serta oligarki politik, sehingga kondisi kehidupan para aktor dan elite politik semakin elitis dan terkesan sebagai para borjuis baru, dalam konteks demokrasi politik musyawarah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/taufiq-abdul-rahim-pengajar-universitas-muhammadiy.jpg)