Breaking News:

Kupi Beungoh

Menghisap Masa Depan Paru Aceh

Apalagi penyakit wabah seperti Covid 19 yang basil kuman nya dapat bertahan beberapa jam di udara sebelum menginvasi inangnya

Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Saiful Hadi Baroh, Founder Atjeh Lung Care, bekerja sebagai dokter puskesmas Mane, Kabupaten Pidie. Saat ini mengikuti program Pendidikan Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK USK/RSUDZA. 

Selain dipengaruhi oleh gaya hidup individu yang serba instan, kurangnya mobilitas, perubahan sosiokultural, arus urbanisasi,  dan perubahan iklim juga menjadi isu hangat yang diprediksi bisa mempengaruhi kesehatan masyarakat global karena polusi udara yang di timbulkan.

Masyarakat Urban

Arus urbanisasi telah menarik sebagian besar penduduk rural pindah ke kota. Urbanisasi diprediksi menjadi faktor resiko tingginya penyakit paru dan saluran pernapasan. Karena urbanisasi diidentikkan dengan kepadatan penduduk.

Berdasarkan penelitian diketahui bahwa kepadatan penduduk memiliki hubungan yang nyata dengan insiden penularan penyakit infeksi saluran pernapasan jika tanpa disertai dengan system pertahannan kesehatan lingkungan yang baik, seperti infeksi tuberkulosis paru, corona virus atau basil kuman lainnya yang mudah menular melalui pneyebaran udara dan droplet penderita kepada individu yang sehat.

Interaksi sosioekonomi yang dilakukan oleh satu individu dengan individu lain akan semakin mempermudah laju penularan penyakit infeksi pernapasan.

Baca juga: Kapan Makmum Mulai Baca Al-Fatihah? Setelah atau Serentak Dengan Imam? Ini Kata Ustad Abdul Somad

Apalagi penyakit wabah seperti Covid 19 yang basil kuman nya dapat bertahan beberapa jam di udara sebelum menginvasi inangnya.

Maka disinilah diperlukan penerapan protokol kesahatan berupa kesadaran memakai masker, menjaga jarak, agar mudah terhidar dari penyakit yang disebarkan lewat udara (airborne disease).

Kemiskinan

Jika dibandingkan dengan daerah lain di Pulau Sumatera, Aceh menduduki peringkat angka terminskin, sesuai rilis Badan Piusat Statistik pada Juli 2021.

Ada sekitar 15,33 % penduduk Aceh hidup dalam garis kemiskinan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved