Breaking News:

Salam

Semeru Tanpa EWS, Warning Bagi Aceh

Erupsi Gunung Api Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur yang terjadi pada Sabtu (4/12/2021) sore mengakibatkan 13 orang meningga

Editor: bakri
Thumbnail Serambi On TV
Salamah (70) dan anaknya, Rumin (28) ditemukan tewas berpelukan di rentuhan rumahnya saar erupsi Gunung Semeru pada Sabtu (4/12/2021). 

Erupsi Gunung Api Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur yang terjadi pada Sabtu (4/12/2021) sore

Mengakibatkan 13 orang meninggal, puluhan orang mengalami luka bakar

Memaksa ribuan warga dua kecamatan mengungsi.

Banyaknya jatuh korban karena sebelumnya gunung berapi itu tidak memberikan isyarat apapaun

Bahwa ia akan memuntahkan awan panas bercampur debu.

Kepala Pusdalops Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Bambang Surya Putra mengakui tidak ada peringatan dini atas peristiwa yang berdampak pada warga di Lumajang, Jawa Timur itu.

Pertanyaannya, mengapa tak ada peringatan dini agar warga terhindar dari bencana letusan gunung berapi itu?

Karena ketiadaan Early Warning System (EWS), pemerintah dinilai kurang siap mengantisipasi bencana alam di Kabupaten Lumajang.

Padahal alat itu penting untuk mendeteksi dini bencana.

"Alarm (EWS) gak ada, hanya sismometer di daerah Dusun Kamar A.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved