Keluarga Antar Pelaku Rudapaksa ke Polisi, Satu Orang Lagi Masih Buron
Dua pelaku yang terlibat dalam kasus rudapaksa (pemerkosaan) yang melibatkan 14 pemuda terhadap seorang gadis di bawah umur
"Kami masih terus mendalami dan memeriksa tersangka dalam kasus penyekapan dan pemerkosaan tersebut," ujar Kasat Reskrim.
Sebelumnya, beberapa keluarga dari 14 pelaku rudapaksa dikabarkan mendatangi keluarga korban.
Mereka meminta berdamai dengan menawarkan rumah dan uang tunai.
Namun permintaan itu ditolak oleh keluarga korban.
Hal itu diungkapkan M (35) ibu dari gadis di bawah umur yang menjadi korban rudapaksa 14 pemuda Nagan Raya beberapa waktu lalu, saat dikunjungi Wakil Ketua DPRK Nagan Raya, Puji Hartini, dan Ketua Puspa Nagan Raya, Fitri, dan sejumlah wartawan, Senin (20/12/2021) sore.
“Mereka meminta berdamai dengan menawarkan akan memberikan rumah dan uang.
Baca juga: Korban Rudapaksa Ditawari Rumah dan Uang Damai, Tiga Pelaku Lainnya Ditangkap di Aceh Tengah
Kami menolak berdamai.
Kami serahkan proses hukum kepada pihak berwajib," ungkap M.
Dengan berlinang air mata, M meminta para pelaku yang telah menodai anaknya itu agar dihukum setimpal.
M mengaku sangat terpukul atas kejadian tersebut.
Karena itu dengan tegas ia menolak tawaran damai dari keluarga pelaku.
"Saya sangat terpukul yang dialami anak saya.
Kami minta pelaku dihukum berat," tegasnya.
Pantau Proses Hukum
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP3A) Aceh, Nevi Ariyani, didampingi Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Aceh, Imayani Ibrahim, dan Kasi Penerimaan dan Klarifikasi M Nur, mengunjungi korban rudapaksa di Nagan Raya, Selasa (21/12/2021) siang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pemerkosa-anak-diringkus-2212.jpg)