Kamis, 4 Juni 2026

Berita Abdya

PDAM GK Abdya Putuskan Suplai Air ke Rumah Pelanggan

PDAM GK Abdya memutuskan suplai air bersih, untuk puluhan rumah pelanggan dalam kawasan Kecamatan Lembah Sabil.

Tayang:
Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Bangunan sumur tangkap air IKK LembahSabil, jaringan PDAM GK yang dibangun di area DI Intake Krueng Baru, Kecamatan Lembah Sabil, Abdya, Selasa (28/12/2021). 

“Untuk apa kami bayar, sesuaikan dulu. Pasti ada kesalahan ataupun permainan oknum tak bertanggung jawab. Soal mau diputuskan sambungan air ke rumah kita, silakan saja. Yang pasti, kami minta penegak hukum tidak menutup mata akan hal ini,” harapnya.

Baca juga: Wanita Pelaku Investasi Bodong Ditangkap, Tipu 18 Korban Kerugian Rp 6 Miliar, Modus Bisnis Makanan

Terkait masalah itu, Direktur PDAM GK Abdya, Rosi Padedi, saat dikonfirmasi mengatakan, permasalahan pada pelanggan PDAM Gunung Kila IKK Lembah Sabil, lebih kepada miskomunikasi semata. 

Dimana, katanya, jika memang pelanggan merasa kurang yakin dengan jumlah tagihan rekening pemakaian air, pelanggan bisa langsung menanyakan ke kantor PDAM.

 “Tagihan rekening yang kita sodorkan, sesuai dengan catatan meteran di rumah pelanggan. Jika ada yang salah, silakan konfirmasi ke kami,” sebutnya.

Pembayaran awal tahun yang dinilai pelanggan masih sedikit, menurut Rosi, itu karena pelanggan hanya membayar biaya beban saja.  Karena, sejak Januari hingga pertengahan Maret 2021, pompa di bangunan intake IKK Lembah Sabil rusak. 

Sehingga, operasional penyaluran air tidak berjalan. Makanya, pelanggan hanya membayar biaya beban saja. “Awal April, semua sudah normal. Hitungan tagihan rekening pemakaian air, dihitung dari biaya beban dan biaya pemakaian. Jika pelanggan kurang jelas, kami tunggu di kantor,” katanya.

Rosi juga menjelaskan, PDAM GK menyediakan jasa kalibrasi. Artinya, pelaksanaan pengukuran angka water meter sesuai dengan kondisi realnya. Permintaan kalibrasi, katanya, dapat diminta oleh pelanggan kepada PDAM, untuk memastikan keraguan pelangga, dan akan menjadi tolak ukur koreksi kubikasi air pelanggan, jika ada yang berbeda dari hasil kalibrasinya. 

“Meteran yang terindikasi rusak, akan diganti tanpa biaya sepeser pun oleh PDAM. Sedangkan, biaya kubikasinya, akan dikoreksi sesuai data hasil bacaan kalibrasi,” jelasnya.

Baca juga: Dijewer dan Diusir Edy Rahmayadi, Pelatih Biliar: Baru Ini Pemimpin Marah karena Tak Tepuk Tangan

Terkait pemutusan suplair air, sebut Rosi, hanya dilakukan untuk rumah pelanggan yang menunggak tagihan lebih dari 3 bulan. Artinya, disegel sementara akses airnya hingga melunasi tunggakan. Sementara y tidak menunggak, tidak dihentikan. 

“Itu bagian dari penertiban pelanggan yang kiakukan bukan hanya di Kecamatan Lembah Sabil saja. Namun, juga untuk seluruh wilayah pelayanan PDAM se-Abdya,” pungkasnya.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved