Senin, 20 April 2026

Opini

Munafik Peretas Ikatan Bangsa

MAJU-nya suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki suatu bangsa

Editor: bakri
hand over dokumen pribadi
Prof. Dr. Apridar, S. E. , M. Si, Guru Besar Ilmu Ekonomi Sudi Pembangunan USK dan Rektor Universitas Islam Kebangsaan Indonesia 

Kerusakan yang begitu luar biasa telah dilakukan, tidak membuat dirinya menyesal bahkan terus merasa tidak cukup sehingga lupa untuk mensyukuri apa yang telah ia peroleh.

Runtuhnya tatanan kehidupan peradaban masyarakat yang dilakukan, menjadikan ikatan kekerabatan tergantikan dengan materi.

Parameter kesuksesan dalam kehidupan masyarakat diukur dengan jumlah materi serta pangkat dan jabatan yang dimiliki seseorang.

Sehingga banyak orang yang selalu mengejar materi dan kesenangan hidup di dunia menjadi tolak ukur keberhasilan kinerja seseorang.

Bahkan ada yang rela mengorbankan keimanannya untuk dapat merengkuh sedikit materi dunia.

Dengan adanya materi, serta jabatan seolah-olah hidup semakin baik dan sejahtera.

Kekeliruan yang telah diwariskan dalam kehidupan singkat ini, hendaknya dapat diperbaiki dengan arif dan bijaksana.

Ketamakan sebagainana terlihat indah seperti fatamorgana dalam teriknya matahari, perlu didengungkan dengan mengedepankan kebajikan yang lebih rasional.

Moga deraplangkah dari kaum munafiq dalam peretasan ikatan moral bangsa, dapat dibendung dengan meningkatkan nilai-nilai ketaqwaan masyarakat.

Baca juga: Islam dan Kewajiban Berpolitik - Syariat Islam Tegak Melalui Kekuasaan Politik atau Penguasa

Baca juga: Fenomena Ekonomi-Politik Akhir Tahun

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved