Perbedaan Mentega dan Margarin, Mana yang Lebih Baik Digunakan Untuk Membuat Kue?
komposisi yang berbeda antara mentega dan margarin juga berdampak pada tekstur dan bentuk kedua produk tersebut.
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Safriadi Syahbuddin
2. Unsalted butter (mentega tawar)
Selain jenis sweet cream butter, ada pula jenis mentega yang dibuat dari susu mentah tanpa perlu proses pemanasan, disebut unsalted butter.
3. Whipped butter
Jenis mentega ini dibuat sebagai olesan.
Penambahan udara pada proses pembuatan jenis mentega ini, membuat mentega punya konsistensi yang lebih ringan dan tidak terlalu padat.
Baca juga: Air Rebusan Mie Instan Harus Diganti Dua Kali Agar Lebih Sehat, Benarkah? Ini Kata Ahli Gizi
Jika dibandingkan dengan mentega biasa, jenis whipped butter memiliki kandungan kalori dan lemak lebih sedikit.
Kandungan lemak pada mentega menjadi salah satu faktor yang membedakan setiap merk produk mentega.
Sebab, kandungan lemak tersebut juga mempengaruhi rasa dan tekstur produk mentega.
Oleh karena berasal dari lemak hewani, makan mentega mengandung kolesterol dan lemak jenuh lebih tinggi dibandingkan margarin.
Apa itu Margarin ?
Margarin adalah produk non-dairy yang dibuat sebagai pengganti mentega.
Pada awalnya dibuat dari lemak hewan pada tahun 1800-an.
Namun kini margarin dibuat dari campuran minyak sayur, air, garam, emulsifier, dan beberapa margarin dicampur dengan susu.
Oleh karena itu banyak vegan dan vegetarian memilih margarin ketimbang mentega.
Tidak semua margarin dibuat serupa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/mentega-ilustrasi.jpg)