Breaking News:

Lifestyle

Air Rebusan Mie Instan Harus Diganti Dua Kali Agar Lebih Sehat, Benarkah? Ini Kata Ahli Gizi

Menurut Tan, tidak ada aturan khusus untuk mengganti air rebusan mie instan. Mengganti air rebusan mie instan atau tidak, bisa diikuti sesuai petunjuk

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Safriadi Syahbuddin
PIXABAY
Ilustrasi air rebusan mie instan 

SERAMBINEWS.COM - Pernahkah mendengar anjuran untuk mengganti air rebusan mie instan dua kali ketika proses memasak?

Saat dimasak. air rebusan mie instan pertama dibuang, lalu diganti dengan air rebusan kedua.

Kemudian proses memasak kembali dilanjutkan.

Anjuran seperti itu sebenarnya sudah lama beredar di kalangan masyarakat.

Ini terutama jika memasak mie instan menjadi menu berkuah.

Bagi beberapa orang, air rebusan mie instan pertama diyakini berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Sehingga, saat mie instan dimasak, air rebusan pertama harus diganti dengan air yang belum digunakan.

Oleh mereka, cara memasak ini dianggap lebih sehat daripada menggunakan air rebusan pertama sebagai kuah mie instan.

Baca juga: Indomie Jadi Mie Instan Terenak di Dunia, di Ghana Indomie Malah Digunakan untuk Alat Transaksi PSK

Tapi pertanyaannya, apakah anggapan sebagian masyarakat itu benar?

Dokter dan Ahli Gizi Masyarakat DR.dr. Tan Shot Yen, M. Hum. telah memberikan penjelasannya soal air rebusan pertama mi instan.

Simak ulasan dr. Tan sebagaimana dilansir dari Kompas.com berikut.

Kandungan air rebusan mi instan

Air rebusan mie instan memang cenderung berwarna keruh setelah dimasak.

Warna tersebut dihasilkan dari kebanyakan mie instan yang berwarna kuning.

Baca juga: Makan Mie Instan dengan Nasi Bisa Bikin Bahaya Bagi Tubuh, Begini Kata Pakar Kesehatan

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved