Breaking News:

Kajian Islam

Bolehkah Perempuan Muslim Menyusui untuk Bayi Non-muslim? Bagaimana Hukumnya? Begini Kata Buya Yahya

Bagaimana hukumnya jika seorang ibu memberikan ASI kepada bayi selain anak kandungnya atau anak dari orangtua yang non muslim?

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Muhammad Hadi
Instagram / @buyayahya_albahjah
Buya Yahya - Bagaimana hukum perempuan muslim menyusui untuk bayi non-muslim? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini 

SERAMBINEWS.COM - Bagaimana hukum perempuan muslim menyusui untuk bayi non-muslim? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini.

Sebaik-baik makanan untuk bayi adalah Air Susu Ibu (ASI).

Dalam Islam bahkan dianjurkan seorang ibu menyusui atau memberikan ASI eksklusif anaknya hingga dua tahun.

Lalu, bagaimana hukumnya jika seorang ibu memberikan ASI kepada bayi selain anak kandungnya atau anak dari orangtua yang non muslim?

Terkait hukum perempuan muslim menyusui untuk bayi non-muslim, KH Yahya Zainul Ma’arif Jamzuri atau akrab disapa Buya Yahya memberikan penjelasan terkait hal tersebut.

Dilansir Serambinews.com dari laman resmi buyayahya.org, Senin (24/1/2022), Buya Yahya mengatakan, seseorang dianggap sebagai ibu susuan jika memenuhi tiga syarat.

Baca juga: Laki-laki yang Sudah Menikah Tapi Masih Selingkuh, Buya Yahya : Hina dan Rendah

Syarat pertama, telah menyusui tidak kurang dari 5 susuan yang setiap susuan mengenyangkan bayi.

Kedua, bayi berumur di bawah 2 tahun, maksimal 2 tahun hijriyah.

Syarat terakhir, susu keluar dari ibu yang masih hidup biarpun diminumnya setelah meninggalnya.

Meskipun bayi non-muslim  yang disusui oleh perempuan muslim, anak tersebut tetap dianggap sebagai anak susuan.

"Adapun keadaan yang disusui itu anak orang muslim atau anak orang kafir itu tidak ada beda. Artinya asal 3 syarat tersebut terpenuhi maka anak tersebut dianggap sebagai anak susuan," kata Buya Yahya.

Adapun masalah boleh tidaknya menyusui anaknya orang non-muslim, sebenarnya boleh-boleh saja bagi siapapun untuk membantunya.

Baca juga: Dijamin Suami Makin Cinta, Istri Wajib Punya Karakter Seperti Ini di Rumah Kata Buya Yahya

"Anaknya orang kafir tidak punya dosa selagi ia perlu bantuan boleh bagi siapapun untuk membantunya termasuk bantuan menyusui," tutur Buya Yahya.

"Dengan terpenuhinya 3 syarat tersebut maka sang bayi menjadi anak sususan dari ibu yang menyusui. Wallahu a’lam bish-shawab," pungkas Buya Yahya

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved