Breaking News
Sabtu, 13 Juni 2026

Berita Aceh Utara

Pipa Gas PGE Bocor Sempat Terjadi Semburan Lumpur

Suplai gas dari Cluster I yang berada di Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara, ke Cluster II di Kecamatan Nibong, Aceh Utara

Tayang:
Editor: bakri
Foto Dok PGE
Bekas lubang semburan lumpur akibat bocor pipa penyuplai gas dari PGE di Cluster I Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara. 

LHOKSUKON - Suplai gas dari Cluster I yang berada di Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara, ke Cluster II di Kecamatan Nibong, Aceh Utara, sampai Sabtu (12/2/2022) masih terhenti.

Hal itu akibat terjadinya kebocoran pipa di Cluster I milik PT Pema Global Energi (PGE).

Dampak lain dari peristiwa tersebut adalah suplai gas dari empat cluster milik PGE ke Pertamina Arun Gas (PAG) ikut berkurang.

Informasi yang diperoleh Serambi, pipa gas peninggalan ExxonMobil tersebut mengalami kebocoran dalam kawasan cluster I pada Rabu (9/2/2022).

Akibatnya, sempat terjadi semburan lumpur sebelum suplai gas itu distop melalui pipa yang bocor tersebut.

Semburan itu sempat menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat yang berada di lingkungan Cluster I.

Apalagi, sebuah video yang merekam kondisi semburan lumpur tersebut beredar luas melalui media sosial, salah satunya WhatssApp (WA).

Lalu, pada Jumat (11/2/2022), warga yang berada di sekitar semburan tersebut menggelar aksi demo di kawasan Cluster I.

Baca juga: Perbaikan Pipa Gas yang Bocor Tuntas Rabu Dini Hari, Suplai Gas ke Rumah Warga Kembali Lancar

Baca juga: Kebocoran Pipa Gas di Lhokseumawe Mulai Diperbaiki

Semburan lumpur itu diduga muncuk karena tekanan gas yang keluar dari pipa yang bocor.

Warga membawa sejumlah poster yang berisikan tulisan khawatir dengan semburan lumpur tersebut.

Namun, petugas PGE kemudian langsung menyetop suplai gas dari Cluster I ke Cluster II, sehingga semburan tersebut ikut berhenti.

Kebocoran pipa itu menyebabkan suplai gas dari PGE ke PAG menjadi berkurang dari sebelumnya.

Proses perbaikamn pipa gas yang bocor di Lhokseumawe, Selasa (5/101/2021).
Proses perbaikan pipa gas yang bocor di Lhokseumawe, Selasa (5/10/2021). (For Serambinews.com)

Karena sebelumnya, gas Cluster I, II, dan Cluster IIIyang berada di Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, dikumpulkan ke Cluster IV yang berada di Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara.

Lalu, dari empat cluster tersebut baru disuplai ke Blang Lancang, Lhokseumawe.

Karenanya, saat ini gas yang disuplai berasal dari tiga cluster.

Sedangkan dari cluster I, menunggu proses perbaikan pipa yang bocor.

“Sejak kebocoran terjadi, pipa tersebut sudah ditutup (isolate) di Cluster 1 dan Cluster 2.

Baca juga: Pertagas Niaga Janji Kebocoran Pipa Gas di Lhokseumawe akan Diperbaiki Selasa Besok

Baca juga: Pipa Gas di Lhokseumawe Sudah 8 Bulan Bocor, LMND: Harus Ada Kompensasi, PTPL: Tunggu Material  

Sehingga yang sedikit keluar hanya sisa gas yang ada dalam pipa,” ujar Relation Coordinator PGE, Agus Salim, kepada Serambi, Sabtu (12/2/2022).

Kebocoran terjadi pada pipa yang mengalirkan gas dari Cluster 1 ke Cluster 2.

Menurut Agus, sejak Jumat (11/2/2022) sore, gelembung gas dari dalam pipa itu sudah berhenti dan tidak keluar lagi.

Saat ini, sedang diperbaiki oleh tim teknis PGE.

”Kebocoran tersebut tidak memberikan dampak negatif kepada masyarakat sekitar, karena lokasi kebocoran terdapat di dalam areal cluster produksi milik PGE,” kata Agus.

Karena itu, ia berharap masyarakat tidak khawatir karena hal tersebut dipastikan tidak berbahaya.

Sekilas tentang blok B

Berdasarkan catatan Serambi dan informasi yang dikumpulkan dari berbagai sumber, Blok B atau wilayah kerja (WK) B tersebut mulai dikelola Mobil Oil Indonesia (MOI) pada tahun 1967, setelah penekenan kontrak kerja sama pada 1 September 1967 sampai 3 Oktober 1998.

Setelah EMOI merger, blok tersebut kemudian dikelola oleh Exxon Mobil Oil Indonesia (EMOI) dari 1998 sampai 2018.

Namun, pada 3 Oktober 2015, blok tersebut dialihkan dari EMOI ke Pertamina Hulu Energi (PHE NSB) sampai 2018.

Setelah terjadi perpanjangan waktu sampai tiga tahun atau sampai 2021, blok itu diserahkan kepada PGE pada 17 Mei 2021.

Kini, sudah hampir setahun Blok B dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Aceh tersebut. (jaf)

Baca juga: Beram Jalan Kota Idi Semrawut, Akibat Tumpukan Material Bekas Penggalian Pipa Gas belum Dibersihkan

Baca juga: Pipa Gas Diperbaiki Setelah Sebulan Bocor, Ini Pernyataan Ketua DPRK Lhokseumawe

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved