Breaking News:

Salam

Minyak Goreng Masih Langka, Menteri Perdagangan Bisa Apa?

Akhirnya kita harus ikut mendorong pihak-pihak berwenang untuk menyelidiki sekaligus menyidik penyebab kelangkaan minyak goreng

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/RIZWAN
Salah satu pedagang sembako yang juga menjual minyak goreng di Pasar Simpang Peut, Nagan Raya. 

Akhirnya kita harus ikut mendorong pihak-pihak berwenang untuk menyelidiki sekaligus menyidik penyebab kelangkaan minyak goreng --yang telah meresahkan masyarakat seluruh tanah air– agar bisa dibawa ke ranah hukum.

Sejak beberapa pekan terakhir, minyak goreng bukan hanya menjadi barang mahal, tapi juga sangat langka.

Menteri Perdagangan yang beberapa hari sebelumnya sudah menjamin minyak goreng akan tersedia di pasar-pasar dengan harga yang terjangkau, nyatanya hingga kemarin minyak goreng malah benar-benar semakin langka.

Akibatnya antara lain banyak UMKM yang usahanya mengandalkan minyak goreng, kini sudah banyak yang terpaksa “istirahat”.

Karena itu, sama dengan anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto, yang mendukung upaya Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) membawa kasus kartel minyak goreng ke ranah pidana, kita juga mendorongnya.

Sebab, upaya yang dilakukan KPPU ini sangat tepat dalam rangka membangun iklim tata niaga CPO dan minyak goreng yang baik di Indonesia.

Itu sesuai dengan tugas dan kewenangan KPPU sebagai lembaga negara pengawas persaingan usaha.

Kita sangat berharap dengan langkah KPPU ini, upaya pemerintah untuk mengatur tata-niaga minyak goreng menjadi lebih efektif, sehingga soal kelangkaan dan harga minyak goreng dapat segera teratasi.

Untuk itulah, Pemerintah, khususnya Menteri Perdagangan --yang kita anggap sudah gagal mencukupi ketersediaan minyak goreng sebagaiaman dibutuhkan masyarakat dan kalangan usaha– harus mendukung penuh langkah-langkah yang diambil KPPU di lapangan agar prosesnya berjalan lancar.

Baca juga: Aceh Dapat 200 Ton Minyak Goreng Curah, Sudah Beredar di Pasaran

Baca juga: Cegah Kelangkaan Minyak Goreng, Disperindagkop Awasi Migor di Nagan Raya

“Jangan malah membela ulah para kartel minyak goreng tersebut.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved