Rabu, 15 April 2026

Berita Nasional

Harga Kedelai Terus Naik Perajin Tempe Mogok Produksi

Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo), Aip Syarifuddin menyatakan, para perajin tahu dan tempe

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/HERIANTO
Stok kacang kedelai impor di sebuah toko di Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar. Harga jualnya Rp 550.000 per zak (50Kilogram) 

JAKARTA - Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo), Aip Syarifuddin menyatakan, para perajin tahu dan tempe akan mogok produksi pada 21-23 Februari 2022.

"Total tiga hari kami tidak produksi dan tidak dagang," ungkapnya, Sabtu (19/2/2022).

Ia mengatakan, selama ini para perajin tahu dan tempe menjalin erat kekeluargaan dan gotong royong serta berkoperasi, sehingga mogok produksi nantinya akan dilakukan serentak.

Aip menjelaskan, untuk tempe sendiri bahkan produksinya sudah dihentikan sejak hari ini.

Sebab, produksi tempe membutuhkan waktu tiga hari sehingga pada 21 Februari nanti sudah tidak ada tempe yang dijual.

Alasan aksi mogok tersebut karena harga kedelai yang saat ini tinggi.

Ia berharap setelah mogok produksi, harga kedelai bisa turun kembali di bawah Rp 10 ribu per kilogram.

"Harapan kami supaya itu yang namanya kedelai turun menjadi di bawah Rp 10 ribu lagi," ujar Aip.

Sebelumnya, para perajin tahu dan tempe di sejumlah daerah di Tanah Air berencana mogok produksi dan berdagang pada 21-23 Februari 2022.

Rencana tersebut tak lepas dari harga kedelai yang naik.

Aksi rencananya akan diikuti oleh 4.500 produsen tahu dan tempe.

Terdapat dua tuntutan yang akan disampaikan.

"Tuntutannya pertama stabilitas harga, kedua turunkan harga.

Baca juga: Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Lambaro, Tomat dan Kedelai Melambung Tinggi

Baca juga: Harga Telur Ayam Ras Turun, Kacang Kedelai Naik, Produsen Perkecil Ukuran Tahu dan Tempe

Karena dengan harga tinggi, pembeli tempe dan tahu lemah (daya beli)," katanya.

Ia menambahkan, dalam aksi mogok produksi itu, pihaknya juga akan mengeluarkan pernyataan produsen tempe dan tahu di Jakarta yang akan menaikkan harga jual selepas 23 Februari 2022 untuk menutup ongkos produksi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved