Rabu, 15 April 2026

Berita Nasional

Harga Kedelai Terus Naik Perajin Tempe Mogok Produksi

Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo), Aip Syarifuddin menyatakan, para perajin tahu dan tempe

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/HERIANTO
Stok kacang kedelai impor di sebuah toko di Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar. Harga jualnya Rp 550.000 per zak (50Kilogram) 

Hal itu dilakukan sebagai pilihan terakhir karena kenaikan harga kedelai impor yang membanjiri pasaran tidak kunjung turun.

Pekerja memasukan cairan kedele ke dalam kantong penyaringan saat proses pembuatan tahu di Jalan Taman Sari Baru, Seutui, Banda Aceh, Senin (19/8).  Pengusaha tahu dan tempe terancam gulung tikar karena bahan bahan baku kedelai naik tajam dari Rp 6.500 per kilogram menjadi Rp 8.000 per kilogram.
Pekerja memasukan cairan kedele ke dalam kantong penyaringan saat proses pembuatan tahu di Jalan Taman Sari Baru, Seutui, Banda Aceh, Senin (19/8). Pengusaha tahu dan tempe terancam gulung tikar karena bahan bahan baku kedelai naik tajam dari Rp 6.500 per kilogram menjadi Rp 8.000 per kilogram. (SERAMBI/BUDI FATRIA)

Sementara, Kementerian Perdagangan menyatakan harga kedelai naik karena mengikuti pasar internasional.

Kenaikan terjadi akibat ketidakpastian cuaca dan inflasi bahan makanan di AS, salah satu eksportir utama kedelai dunia.

Karena masalah tersebut, harga kedelai jadi naik.

Kemendag memperkirakan kenaikan kemungkinan terjadi sampai Mei 2022 ke level 15,79 dollar AS per bushel.

Harga itu kemungkinan baru turun pada Juli mendatang dan itu pun tak signifikan.

Menurut perkiraan Kemendag, harga hanya akan turun ke level 15,74 dollar AS per bushel di tingkat importir.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan mengatakan kenaikan harga di level internasional itu berdampak ke Indonesia karena 80 persen kebutuhan kedelai di dalam negeri yang salah satunya untuk tahu tempe, didatangkan dari impor. (cnnindonesia)

Baca juga: Harga Kedelai Terus Melambung

Baca juga: Produsen Tempe Keluhkan Kenaikan Harga Kedelai Empat Kali dalam Satu Bulan

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved