Minggu, 12 April 2026

Salam

Wacana Penundaan Pemilu Masih Terus Menggelinding

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Mardani Ali Sera, meminta Presiden Joko Widodo menyatakan secara tegas

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Tanggapi Wacana Pemilu e-Voting, Ganjar Sebut Centang, Coblos, atau Digital Sama Saja 

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Mardani Ali Sera, meminta Presiden Joko Widodo menyatakan secara tegas bahwa ia hanya akan menjabat selama dua periode.

Penegasan itu diperlukan guna mengakhiri wacana memperpanjang masa jabatan presiden dan menunda pemilihan umum (pemilu) yang terus bergulir.

"Mesti tegas Pak Jokowi menyatakan dua periode cukup," kata Mardani.

Maruarar Sirait dan Mardani Ali Sera
Maruarar Sirait dan Mardani Ali Sera (Capture YouTube)

Mardani menyoroti acara Silaturahmi Nasional Asosiasi Pemerintah Desa (Apdes) pada pekan lalu yang diwarnai dukungan agar Jokowi menjabat selama tiga periode.

Acara itu dinilai berindikasi adanya mobilisasi masyarakat seperti pada masa Orde Baru semakin terasa.

Makanya ia meminta pemerintah untuk menginvestigasi kegiatan tersebut dan membuka hasilnya ke publik.

"Karena dikhawatirkan akan terus menggelinding dan pada akhirnya nembuat modal sosial kita sebagai bangsa terkikis.

" Mardani pun menekankan, pemerintah perlu meningatkan para kepala desa untuk tidak berpolitik praktis karena hal itu dilarang dalam undang undang.

Wacana presiden tiga periode dan penundaan pemilu terus bergema di ruang publik meski Jokowi sudah berkali kali menyatakan dirinya mematuhi konstitusi.

Baca juga: Demokrat: Peran Luhut Seperti Perdana Menteri, Menteri Bahlil Sebut Bahas Penundaan Pemilu Tak Haram

Baca juga: Pj Gubernur Aceh Diharapkan Sosok yang Netral Saat Pemilu

Salah satunya, para kepala desa dan perangkat desa yang tergabung dalam Apdesi menyatakan mendukung Jokowi untuk menjabat selama tiga periode.

Ketua Umum DPP Apdesi Surtawijaya mengaku, tidak ada yang mengarahkan para kepala desa untuk mendeklarasikan dukungan mereka.

Dukungan itu, kata dia, murni aspirasi para kepala desa.

"Enggak ada.

Mana ada kepala desa diarahin?” Ada dua pernyataan tegas dari Jokowi memang sangat diperlukan saat ini.

Pertama, ia perlu menyatakan tida akan menunda pemilu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved