Breaking News:

Bincang Serambi Ramadhan

Berhubungan Suami Istri Wajib Bayar Kafarat Jika Dilakukan Siang Hari di Bulan Ramadhan

Salah satu hal yang membatalkan puasa sekaligus mendapatkan sanksi berat adalah melakukan hubungan suami istri dalam keadaan berpuasa di siang hari

Editor: bakri
TANGKAPAN LAYAR YOUTUBE/SERAMBI ON TV
Dosen Al-Wasliyah Banda Aceh, Tgk Safaini MA menjadi narasumber dalam program Bincang Serambi Ramadhan, Rabu (20/4/2022), yang dipandu presenter Serambi On TV, Siti Masyithah. 

DALAM Islam, hal yang dapat merusak puasa ada kalanya membatalkan puasa dan harus diqadha.

Namun ada juga perbuatan yang membatalkan puasa dengan mendapatkan sanksi berat dari Allah.

Salah satu hal yang membatalkan puasa sekaligus mendapatkan sanksi berat adalah melakukan hubungan suami istri dalam keadaan berpuasa di siang hari pada bulan suci Ramadhan.

Penjelasan terkait hal ini disampaikan oleh Dosen Al-Wasliyah Banda Aceh, Tgk Safaini MA mengawali program Bincang Serambi Ramadhan, Rabu (20/4/2022).

Program yang memangkat tema ‘Kafarat Berhubungan Suami Istri pada Siang Ramadhan’ ini dipandu presenter Siti Masyithah, yang disiarkan di Youtube Serambi On TV dan Facebook Serambinews.com.

Program khusus kerja sama Serambi Indonesia dengan Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD) Aceh ini hadir setiap hari pukul 16.30 WIB selama bulan Ramadhan.

Tgk Safaini mengatakan, dalam kajian fiqih, perbuatan sengaja membatalkan puasa harus membayar kafarat.

Kafarat itu disebutkannya ada dua.

Baca juga: Bincang Serambi Ramadhan - Begini Sejarah Tarawih dan Pengamalannya di Berbagai Belahan Dunia

Baca juga: Bincang Serambi Ramadhan - Tgk Alizar Usman Ungkap Tiga Orang Sakit yang Boleh Tidak Puasa

Ada yang namanya kafarat seorang yaitu membayar fidiyah dan ada kafarat 'udhma.

Kafarat 'udhma adalah kafarat besar yang tekananya luar biasa dalam agama.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved