Selasa, 5 Mei 2026

Kupi Beungoh

Potret Gayo dalam Perspektif Sejarah (1900 – 1950)

Ini dibuktikan dengan aneka temuan sejarah belakangan yang banyak mengungkap sisi kehidupan orang Gayo yang sebelumnya tidak tergarap secara komprehen

Tayang:
Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Prof Dr M Dien Madjid, Guru Besar Sejarah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 

Seorang penunjuk jalan ini biasanya adalah orang lokal yang tinggal di wilayah setempat.

Sebelum direkrut, mereka akan diintrograsi terlebih dahulu, apakah mempunyai afiliasi dengan kelompok pejuang. 

Dalam penilaian pasukan Belanda, pejuang Aceh merupakan petarung yang tangguh, gesit dan licik.

Sebutan terakhir ditujukan karena keunggulan mereka dalam memilih strategi yang tepat guna melumpuhkan musuh.

Pasukan Aceh tidak segan menyerahkan diri mereka di suatu hari, dan melakukan pemberontakan beberapa hari berselang.

Bahkan, di antara mereka ada yang berhasil mengambil hati perwira Belanda untuk mendukung aksinya. Ini terlihat dalam kasus Teuku Umar dan Dijkerhoff.

Perwira ini menjamin kesetiaan Teuku Umar yang sebelumnya menyerah pada Belanda.

Ia memberikan persediaan militer berupa senjata pada Teuku Umar. Di pertengahan jalan, Teuku Umar justru berkhianat pada Belanda. 

Pada 1902, di bawah komando Colijn, suatu patroli Belanda mencoba masuk ke perbukitan Gayo.

Ekspedisi ini didorong oleh semangat observasi awal sekaligus menemukan para pejuang Aceh yang masih berkeliaran di wilayah pedalaman.

Rute yang ditempuh pasukan ini melewati Isaq, tepatnya di pinggir Gunung Bur ni Intem-Intem.

Di tengah perjalanan, pasukan mereka diserang oleh pasukan Gayo.

Sepertinya, pasukan Gayo berhasil mendeteksi keberadaan lawan sejak dini, sehingga mempunyai persiapan yang cukup baik saat melancarkan serangan.

Pasukan Belanda yang belum mengetahui kawasan setempat, menjadi mangsa yang mudah ditundukkan.

Kekalahan Colijn mempermalukan kewibawaan pasukan Belanda yang selama ini dianggap superior di Aceh.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved