Berita Aceh Utara
88 Ekor Sapi Terindikasi PMK, Disbunnak dan Keswan Aceh Utara Sosialisasi Penutupan Pasar Hewan
“Penutupan ini sifatnya sementara, untuk mencegah wabah PMK di Aceh Utara, kalau kondisinya sudah normal kembali, akan dibuka lagi pasar hewan...
Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
Kemudian di Kecamatan Lhoksukon 55 ekor, Tanah Jambo Aye 9 ekor, Dewantara 4 ekor, Tanah Luas 1 ekor, Meurah Mulia 1 ekor, dan Nisam Antara 2 ekor.
Sehingga, totalnya sampai siang tadi sudah mencapai 88 ekor.
“Kami sudah melakukan rapat koordinasi tentang penanganan kasus PMK bersama asisten dan juga petugas dan dinas terkait untuk penanganannya,” ungkap Muzek.
Lalu dua hari lalu, Tim BVet Medan didampingi Bidang Keswan dan Keswavet melakukan pengambilan sampel untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium.
“Kemarin yang diambil sampel tersebut tiga sapi di Kecamatan Baktiya dan dua sapi lagi di Kecamatan Tanah Jambo Aye,” kata Sekretaris Disbunnak dan Keswan Aceh Utara.
Sapi yang terindikasi PMK tersebut sudah disampaikan kepada pemiliknya untuk segera dipindahkan ke lokasi lain yang aman, untuk menghindari terjadi penularan kepada sapi yang lainnya.
“Kami sekarang sedang menunggu hasil lab dan terus melakukan pemantauan ke desa-desa, sehingga bila ditemukan dapat segera ditangani petugas,” pungkas Muzakir.(*)
Baca juga: Atasi Wabah PMK, Pemkab Aceh Singkil Lakukan Pembatasan Masuk Ternak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/disbunnak-dan-keswan-aceh-utara-menyosialisasi-penutupan-sementara-pasar-hewan.jpg)