Minggu, 10 Mei 2026

Opini

Lokomotif KADIN Pendobrak Visioner

KAMAR Dagang dan Industri (KADIN) Aceh akan melaksanakan Musyawarah Daerah VII pada 1 sampai 3 Juni 2022 di Banda Aceh

Tayang:
Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Dr Rita Meutia SE MSi Ak, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (USK) Aceh 

Kesuksesan yang pernah ditoreh para pebisnis Aceh masa lampau sekaligus menyebarkan agama tauhid yang rahmatan lil alamin perlu diraih kembali.

Potensi Aceh dengan sumber daya alam yang melimpah perlu dikelola dengan memunculkan rasa syukur.

Jangan sampai rahmat luar biasa tersebut diselewengkan, sehingga keberkahan akan sirna yang akan membuat masyarakat selalu berada dalam belenggu kemiskinan.

Diperlukan sosok juragan yang visioner untuk memimpin komunitas saudagar kearah yang lebih produktif dan mampu mengangkat perekonomian Aceh lebih maju.

Dari potensi alam seperti tambang emas, batubara, minyak bumi dan gas alam masih banyak yang belum dimanfaatkan dengan baik.

Begitu juga terhadap potensi sawit yang hanya dimanfaatkan untuk menghasilkan Crude Palm Oil (CPO) yaitu minyak nabati hasil produksi ekstraksi kelapa sawit sebagai bahan baku untuk menghasilkan pangan dan non-pangan merupakan salah satu komoditi unggul.

Produk turunan dari CPO perlu dilakukan agar timbul berbagai industri dari kelapa sawit tersebut.

Posisi Aceh yang sangat strategis yaitu sebagai pintu masuk jalur perdagangan internasional, tentu berpeluang besar untuk mendirikan berbagai industri di sepanjang pantai.

Peluang yang sangat seksi tersebut merupakan salah satu program unggulan dari kepengurusan KADIN Aceh ke depan.

Program-program besar seperti itulah yang seharusnya digerakkan oleh komunitas pengusaha dalam membangun Aceh yang lebih bermartabat.

Momentum musyawarah KADIN Aceh VII seharusnya mengesahkan berbagai program yang dapat mengembalikan marwah kaum saudagar Aceh yang telah menapaki pembangunan peradaban manusia era kesultanan Aceh.

Hendaknya lokomotif ke depan adalah sosok yang mampu membangun fondasi industri dan jejaring perdagangan internasional.

Jangan sampai yang dimunculkan sosok yang orientasinya sebatas pencari proyek APBD atau pengelola BUMD.

Mereka yang telah terbukti memiliki usaha yang dapat menguatkan fondasi jejaring perdagangan internasional seharusnya diberi kesempatan untuk melokomotif KADIN Aceh ke depan, agar tagline “Aceh Hebat” yang di gadang Gubernur Aceh benar-benar terealisir.

Kaum saudagar harus menjadi mitra pemerintah dalam mengangkat kembali Aceh yang tenggelam pada pusaran lautan kemiskinan.

Baca juga: Muhammad Ikbal Resmi Mendaftar Sebagai Calon Ketua Kadin Aceh, Cek Mada: Baru Satu Calon Mendaftar

Baca juga: T. Taufiqulhadi : Sosok Ismail Rasyid Tepat Jadi Ketua KADIN Aceh

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved