Salam
Selamatkan Petani Sawit, Perbaiki Tatakelola Migor
Menurut Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), hingga pekan ini para petani sawit sudah rugi hingga Rp 11,7 triliun akibat larangan
Menurut Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), hingga pekan ini para petani sawit sudah rugi hingga Rp 11,7 triliun akibat larangan ekspor CPO dan turunannya, termasuk minyak goreng yang dikeluarkan pemerintah.
Larangan itu berdampak langsung kepada anjloknya harga TBS (tandan buah segar) kelapa sawit di seluruh Indonesia, khususnya sentra perkebunan kelapa sawit.
"Kami berpacu dengan waktu karena sudah rugi Rp 11,7 triliun sampai akhir April, termasuk hilangnya potensi pendapatan negara melalui bea keluar, terkhusus pungutan ekspor di mana sejak Februari sampai April sudah hilang Rp 3,5 triliun per bulannya," kata Apkasindo.
Petani kelapa sawit mengungkapkan, 25 persen dari 1.
118 pabrik sawit se-Indonesia sudah berhenti membeli TBS sawit petani.
Ini terjadi usai harga TBS petani anjlok 40 persen sampai 70 persen secara merata sejak larangan ekspor dari harga penetapan Disbun.
"Dampaknya luar biasa, telah mengganggu sendi-sendi ekonomi petani sawit dan rantai ekonomi nasional.
" Permasalahan ini terjadi sejak adanya gangguan pasokan Minyak Goreng Sawit (MGS) domestik dan harga MGS curah yang tergolong mahal, padahal sudah disubsidi.
Inilah yang mendorong Presiden Jokowi mengambil kebijakan untuk melarang ekspor CPO dan bahan baku minyak goreng sawit.
Baca juga: Apkasindo Aceh Desak Presiden Cabut Larangan Ekspor CPO, Petani Sawit Gelar Demo di Jakarta
Baca juga: Jeritan Petani Sawit Minta Jokowi Cabut Larangan Ekspor, Ekonomi Petani Sawit di Aceh Memburuk
Sayangnya, dampak larangan tersebut juga mempengaruhi petani sawit.
Oleh karena itu, para petani sawit menggelar demo besar-besaran secara serentak di banyak kota, memprotes larangan ekspor CPO itu.
Masuk akal memang larangan itu diprotes, sebab bukan hanya merugikan petani sawit, tapi juga menurut Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategic Policy (PASPI) Tungkot Sipayung larangan ini ternyata tidak efektif juga untuk menyelesaikan permasalahan minyak goreng.
Bahkan, selama ada pelarangan ekspor, terjadi pula penyelundupan minyak goreng ke luar negeri.
“Jadi kebijakan ini tidak efektif,” katanya.
Pelarangan ekspor CPO dan minyak goreng memang berdampak serius kepada petani sawit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/harga-sawit-terjun-bebas-di-simeulue_petani-sangat-terpukul.jpg)