Breaking News:

Ahmadi Tersangka Penjualan Kulit Harimau

Terancam 5 Tahun Penjara, Ahmadi dan 2 Tersangka Penjualan Kulit Harimau Ditahan di Polda Aceh

Eks Bupati Bener Meriah, Ahmadi dan dua tersangka kasus penjualan kulit harimau di Bener Meriah, terancam lima tahun penjara atas perbuatannya

Penulis: Subur Dani | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
Tiga tersangka penjualan kulit harimau dalam konferensi pers di Mapolda Aceh, Jumat (3/6/2022) 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Eks Bupati Bener Meriah, Ahmadi dan dua tersangka kasus penjualan kulit harimau di Bener Meriah, terancam lima tahun penjara atas perbuatannya.

Ahmadi dan dua tersangka IS dan S dipastikan melanggar Pasal 21 ayat 2 huruf d Jo Pasal 40 ayat 2 Undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem.

Hal itu disampaikan oleh Dirjen Gakkum KLHK, Rasio Ridho Sani dalam konferensi pers di Mapolda Aceh, Jumat (3/6/2022).

"Ketiganya terancam dihukum maksimal 5 tahun penjara dan denda 100 juta," kata Rasio Ridho Sani didampingi Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Winardy, dan Kepala Balai Gakum KLHK Wilayah Sumatera Subhan.

Seperti diberitakan, tersangka Ahmadi dan S sebelumnya ditangkap oleh Balai Gakkum di
di SPBU Pondok, di Kecamatan Bandar, Bener Meriah, Selasa (24/5/2022) sekitar pukul 04.30 WIB.

Baca juga: BREAKINGNEWS - Eks Bupati Bener Meriah, Ahmadi Jadi Tersangka Penjualan Kulit Harimau

Keduanya dibekuk oleh tim Brigade Macan Tutul Seksi Wilayah I Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera dan tim Ditreskrimsus Polda Aceh.

Dalam penangkapan itu, petugas berhasil mengamankan bagian-bagian satwa yang dilindungi berupa kulit harimau beserta tulang belulangnya tanpa gigi taring.

Ahmadi dan S sempat dilepas dan diwajibkan melapor sebelumnya.

Kemudian pada Minggu (29/5/2022), petugas menangkap satu tersangka lainnya berinisial IS.

Baru pada Senin (30/5/2022) setelah dilakukan gelar perkara, ketiganya ditetapkan sebagai tersangka.

Rasio Ridho Sani dalam konferensi pers mengatakan, penangkapan para tersangka berawal dari kegiatan operasi Tumbuhan dan Satwa yang dilindungi (TSL) yang dilaksanakan oleh Tim Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera bersama dengan Polda Aceh pada tanggal 23 Mei 2022.

Tim mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa adanya warga Kecamatan Samar Kilang, Bener Meriah Aceh yang menawarkan 1 lembar kulit harimau berserta tulang belulangnya.

Baca juga: Mantan Bupati Bener Meriah Ahmadi Kembali Ditangkap, Kali Ini Diduga Terkait Perdagangan Satwa Liar

"Ketika tim hendak mengamankan 3 orang yang diduga sebagai penjual kulit harimau tersebut, satu orang pelaku Is (48) berhasil melarikan diri," katanya.

Tim kemudian membawa dua orang yang berhasil diamankan yang berinisial S (44) dan A (41) beserta barang bukti ke Pos Gakkum Aceh di Kota Banda Aceh.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved