Jurnalisme Warga

Peran Perempuan dalam Program Literasi Digital

Sejenak kebosanan pada rutinitas rumah menyergap saya dan semangat melakukan hal-hal yang dahulu saya minati meredup

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
SYARIFAH AINI, Pegiat literasi dan Ketua Forum Lingkar Pena Aceh, melaporkan dari Banda Aceh 

Seberapa canggungnya pun individu, di saat pandemi mau tak mau harus karib dengan peranti teknologi.

Penggunaan digital platform menjadi hal mutlak dalam pembelajaran, pekerjaan, bahkan transaksi ekonomi.

Kala pandemi, tanpa skill digital yang memadai, peradaban bangsa bisa tertinggal.

Berdasarkan laporan We Are Social, jumlah pengguna aktif media sosial di Indonesia sebanyak 191 juta orang pada Januari 2022.

Jumlah itu telah meningkat 12,35 % dibandingkan pada tahun sebelumnya sebanyak 170 juta orang.

Melihat trennya, jumlah pengguna media sosial di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya.

Seiring dengan semakin riuhnya dunia maya, berbagai ‘cyber crime’ atau ‘cyber bullying’, bahkan konten hoaks tak lagi bisa dihindari, tetapi sebagai perempuan berdaya dan cerdas, sudah seharusnya mengambil peran dalam hal ini.

Riset dari DataReportal menunjukkan bahwa jumlah pengguna media sosial Indonesia mencapai 191,4 juta pada Januari 2022.

Angka ini meningkat 21 juta atau 12,6 persen dari tahun 2021.

Indonesia bahkan menempati peringkat keempat untuk pengguna Facebook terbesar setelah USA, Brazil, dan India.

Dari data di atas, bisa dilihat bahwa masyarakat Indonesia sangat loyal mengakses internet.

Namun, kondisi belum berbanding lurus dengan pengetahuan dan literasi digital.

Bagaimanapun, saat ini kemampuan mengoperasikan gawai saja belum cukup.

Data Kominfo menyebutkan rerata waktu yang dihabiskan untuk mengakses internet di Indonesia berkisar 7 jam 52 menit.

Harus ada upaya keras untuk meningkatkan literasi digital.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved