Jurnalisme Warga
Arungi 13 Sungai, Pengalaman Menantang ke Atu Kapur
AIR Terjun Sijuk (Atu Kapur) merupakan objek wisata yang tersembunyi, berada di tengah hutan belantara wilayah pendalaman Alue Ie Mirah
Setelah sampai 18 kilometer, para pengunjung harus menyimpan kendaraan di sungai kedua di sebuah gubuk.
Itu karena sepeda motor tidak dapat dikendarai untuk melintasi 13 sungai yang memiliki kedalaman 1 hingga 2 meter.
Namun, para pengunjung haru menerobos 13 sungai dangkal dengan cara berjalan kaki.
Untuk menuju lokasi Air Terjun Sijuk ini dari Desa Alue Ie Mirah, pusat Kecamatan Indra Makmu, harus dilalui dengan kendaraan roda dua jenis trail dan kendaraan roda empat jenis jeep.
Dalam perjalanan menerobos 13 sungai, hadir sebuah tantangan yang baru, yaitu air sungai mengalir begitu deras dan memiliki kedalaman 1 hingga 2 meter.
Para pengunjung mempersiapkan sebuah tali untuk menyeberangi sungai dengan tujuan agar tidak hanyut saat menyeberang.
Setelah sampai ke tujuan kami lihat ada sebuah rumah yang berdekatan dengan air terjun.
Hanya berjarak 50 meter.
Kami pun langsung mencari lokasi untuk mendirikan sebuah tenda.
Begitu selesai mendirikan tenda, kami langsung mengunjungi rumah tersebut untuk bersilaturahmi dengan penghuninya serta minta izin kemping di halaman rumahnya.
Para pengunjung memanggil kepala keluarga tersebut dengan sebutan kakek dan selama ini beliaulah yang menghuni desa tersebut.
Sekaligus beliau pula yang menjaga keasrian Air Terjun Sijuk tersebut.
Selama ini sang kakek menerima siapa pun yang berkunjung ke sana, asalkan tidak melakukan aktivitas yang merusak keasrian Air Terjun Sijuk.
Juga tidak bermaksiat.
Di rumah ibu ada kakek dan istrinya serta cucunya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/MAULYUNDIRA-HUSMA-Mahasiswi-Pendidikan-Bahasa-Indonesia-Anggota-UKM-Jurnalisti.jpg)