Jumat, 8 Mei 2026

Opini

MTQ dan Spirit Pembangunan

SALAH satu upaya untuk mendalami arti, makna dan kandungan alquran adalah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)

Tayang:
Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
MUSLIADI, S Sos I MA Ketua PWPM Aceh dan ASN pada Dinas Syariat Islam Aceh 

* (Momentum MTQ Aceh Ke-35)

OLEH MUSLIADI S Sos I MA, Ketua PWPM Aceh dan ASN pada Dinas Syariat Islam Aceh

SALAH satu upaya untuk mendalami arti, makna dan kandungan alquran adalah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ).

Momen MTQ merupakan salah satu media untuk menebarkan syiar Islam agar umat Islam lebih tekun membaca, mempelajari dan mengamalkan ajaran Alquran di tengah derasnya arus perubahan sosial dan budaya dewasa ini.

Sejak MTQ Nasional pertama kali dilaksanakan tahun 1968 sampai saat ini cabang dan golongan yang dimusabaqahkan terus berkembang.

Pelaksanaannya diwujudkan dalam cabang cabang Musabaqah, yaitu Tilawah al-Qur’an, Hifzh al-Qur’an, Tafsir al-Qur’an, Fahm al-Qur’an, Syarh al- Qur’an, Khath al-Qur’an dan menulis isi kandungan al- Qur’an (MMQ).

Lebih dari itu MTQ diarahkan sebagai salah satu sarana untuk mewujudkan pengamalan dan pemahaman al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu aspek-aspek yang mempunyai tujuan ke arah tersebut dimusabaqahkan dalam MTQ, seperti membaca, menghafal, menulis, menafsirkan dan menyampaikan tuntunan al-Qur’an.

Peningkatan tersebut menggembirakan namun sekaligus merupakan tantangan, karena peningkatan yang bersifat kuantitatif tersebut harus diikuti pula dengan peningkatan kualitas dalam penyelenggaraan maupun hasilnya.

Dengan demikian tujuan MTQ agar dapat melahirkan hasil yang lebih bermutu dan sebagai salah satu sarana efektif dalam mewujudkan pengamalan al- Qur’an dalam kehidupan sehari- hari dapat tercapai.

Pelaksanaan MTQ Aceh Ke-35 tahun ini dilaksanakan di Kabupaten Bener Meriah merupakan agenda rutin sebagai ajang silaturahmi dan memotivasi masyarakat agar dapat membumikan ajaran Alquran dalam kehidupan sehari-hari, di samping itu juga sebagai momentum untuk mengukur pembinaan, pembelajaran al-Qur’an di Aceh yang dilaksanakan dua tahun sekali.

Baca juga: Aceh Besar Kirim 56 Peserta MTQ Ke-35 Aceh di Bener Meriah, Target Pertahankan Juara Umum

Baca juga: Lepas Kontingen POPDA dan Kafilah MTQ, ini pesan Wakil Wali Kota Sabang

Membangun Akhlak Secara spesifik MTQ bertujuan untuk melestarikan seni dan budaya al-Qur’an bagi masyarakat, meningkatkan motivasi bagi masyarakat untuk mempelajari al-Qur’an dan meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan isi kandungan al-Qur’an.

Dalam konteks pelaksanaan pembangunan, kegiatan MTQ juga mengemban misi yang sangat mulia sekaligus strategis, yakni menguatkan pembangunan akhlak bangsa.

Di samping itu, MTQ juga merupakan sarana untuk mencetak generasi qurani, yaitu generasi yang mencintai, menghayati, dan mengamalkan Alquran dalam kehidupan sehari-hari.

Pelaksanaan MTQ sejatinya dapat meningkatkan jejakjejak peradaban yang ditandai dengan berubahnya pola pikir, kebiasaan dan karakter yakni dari pemikiran yang eksklusif kepada pemikiran yang inklusif dan maju, sehingga khittah Aceh sebagai Serambi Mekkah akan bisa kembali kita perkuat.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved