Jumat, 8 Mei 2026

Opini

MTQ dan Spirit Pembangunan

SALAH satu upaya untuk mendalami arti, makna dan kandungan alquran adalah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)

Tayang:
Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
MUSLIADI, S Sos I MA Ketua PWPM Aceh dan ASN pada Dinas Syariat Islam Aceh 

Realitas dari pasang surutnya prestasi kafilah Aceh di ajang nasional tersebut akarnya adalah pada ‘pembinaan’ yaitu kaderisasi calon peserta yang simultan dan berkelanjutan.

Di samping juga belum adanya sinergisitas pola pembinaan yang seharusnya sudah dimulai dari pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten/kota.

Pembinaan peserta selama ini adalah pembinaan persiapan (preparation advice) sebelum keberangkatan peserta mengikuti MTQN/ STQN, tentu saja pola pembinaan seperti ini sangat instan dan terkesan yang penting ada pembinaan, sehingga jika prestasi peserta tidak menggembirakan seolah pemerintah lah yang gagal mengantarkan prestasi peserta.

Upaya ke arah yang lebih baik sebenarnya sudah dilakukan dengan memperbanyak pelatih nasional dan menghadirkan pelatih yang berkualitas, namun tentu saja belum membuahkan hasil yang maksimal.

Ada banyak faktor yang dapat menjadi penunjang keberhasilan kafilah Aceh untuk meraih prestasi di tingkat nasional, terutama adalah ‘internalisasi’ kemauan dan kesungguhan dari peserta itu sendiri, sebaik apa pun pembinaan/pelatihan dilakukan kalau kesungguhan dan keyakinan dari pribadi peserta kurang, maka tidak akan dapat meningkatkan prestasinya.

Ke depan pola pembinaannya adalah harus dilakukan secara sinergi dan simultan, di tingkat Kabupaten/ Kota sudah dilakukan inventarisir peserta potensial yang kemudian dibina/ dilatih intensif, sehingga Ketika pada MTQ tingkat provinsi peserta potensial tersebut meraih nilai maksimal dibandingkan dengan peserta lainnya.

Demikian juga halnya calon peserta yang akan mengikuti MTQ/STQ tingkat nasional seharusnya sudah diseleksi lebih cepat dan dibina secara khusus, namun kendalanya adalah seleksi di tingkat Kabupaten/ Kota melalui MTQ di Kabupaten/ Kota juga belum sepenuhnya dilaksanakan tepat waktu sehingga menyulitkan bagi provinsi untuk melakukan seleksi sebagaimana yang diharapkan.

Strategi pembinaan secara intensif dan sinergisitas semua stakeholder terkait haruslah menjadi agenda bersama, sehingga diharapkan dapat meningkatkan prestasi kafilah Aceh di ajang MTQN/STQN.

Baca juga: 85 Kafilah MTQ Aceh Barat Dilepas ke Bener Meriah, Diharapkan Raih Prestasi Terbaik

Baca juga: Nagan Raya Siapkan 51 Peserta untuk MTQ di Bener Meriah

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved