Breaking News

Kajian Islam

Syariat Tidak Perlu Dianalisis, Dijalankan Karena Ada Kebaikan – Khutbah di Masjid HKL

Semua yang telah diperintahkan Allah SWT, memiliki nilai yang tidak bisa ditakar oleh manusia.

Editor: Syamsul Azman
SERAMBINEWS.COM/SYAMSUL AZMAN
Khatib Jumat di Masjid Haji Keuchik Leumiek (18/6/2022) Ust Dr Damanhur Abbas, Lc MA 

Allah SWT memberikan kemuliaan kepada Nabi Ibrahim AS karena keteguhannya menjalankan perintah Allah SWT, sehingga Allah membalasnya dengan sampai menjadikan Beliau (Nabi Ibrahim AS) sebagai pemimpin bagi seluruh manusia.

Ujian silih berganti dijalani Nabi Ibrahim AS, namun ujian tersebut bisa dilewati dengan baik.

“Ujian bagi Nabi Ibrahim berat, bukan hanya penguasa yang memusuhinya, bahkan umatnya pun memusuhi Nabi Ibrahim.

Allah berfirman:

قَالُوْا حَرِّقُوْهُ وَانْصُرُوْٓا اٰلِهَتَكُمْ اِنْ كُنْتُمْ فٰعِلِيْنَ

Artinya: Mereka berkata, “Bakarlah dia dan bantulah tuhan-tuhan kamu, jika kamu benar-benar hendak berbuat.” (QS. Al-Anbiya: 68).

Baca juga: Kilas Balik Masjid Haji Keuchik Leumiek Banda Aceh, Impian Sang Saudagar Sekaligus Tokoh Pers Aceh

Raja Namrud memerintahkan rakyatnya untuk mengumpulkan kayu bakar untuk membakar Nabi Ibrahim, rakyat beramai-ramai membawa kayu bakar, bahkan sampai seorang nenek menangis, karena tidak bisa mengantarkan kayu bakar untuk membakar Nabi Ibrahim.

Tindakan dari Raja Namrud sampai rakyat demikian membuktikan ujian yang dihadapi Nabi Ibrahim sangat hebat. Namun dengan kekuasaan Allah SWT, api yang seharusnya membakar Nabi Ibrahim, menjadi dingin dan tidak menyakitinya.

Firman Allah SWT:

قُلْنَا يٰنَارُ كُوْنِيْ بَرْدًا وَّسَلٰمًا عَلٰٓى اِبْرٰهِيْمَ ۙ

Artinya:  “Wahai api! Jadilah kamu dingin, dan penyelamat bagi Ibrahim!” (QS. Al-Anbiya: 69).

Syariat Tidak Perlu Dianalisis

Syariat tidak perlu untuk dianalisis, karena menjalankan perintah Allah SWT tentu memiliki kemuliaan, Allah tidak menyuruh hamba-Nya mengerjakan sesuatu yang sia-sia.

Allah Maha Mulia, tidak akan menjerumuskan hamba-Nya kepada keburukan, sehingga apapun yang diperintahkan Allah dan apapun yang dilarang kerjakan, maka mesti dilakukan dengan penuh keyakinan.

“Syariat tidak bisa selalu dinalarkan, apapun yang diperintahkan Allah, kerjakan karena disetiap yang diperintahkan Allah memiliki rahasia dan manfaat bagi diri,” ungkap khatib.

Baca juga: VIDEO Tarawih Pertama Ramadhan 1443 H di Masjid Haji Keuchik Leumiek Banda Aceh

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved