Opini

Pokir DPR dan Sinergisitas Pembangunan

Pokok-pokok pikiran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Pokir-DPRD) memuat pandangan dan pertimbangan DPRD mengenai arah prioritas pembangunan

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Prof Dr APRIDAR SE MSi,  Guru Besar Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan Universitas Syiah Kuala (USK) dan Ketua Dewan Pakar Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Aceh 

Saatnya kita semua kita untuk berusaha keras agar program mulia tersebut menjadi program andalan dari Dewan Perwakilan Rakyat, sehingga masyarakat merasa adanya kehadiran perwakilan mereka dalam mengurai berbagai kekusutan dalam pelaksanaan pembangunan.

Karya bijak yang lebih menyentuh kebutuhan masyarakat banyak merupakan tindakan yang akan diberikan apresiasi oleh masyarakat.

Sehingga pokir menjadi jembatan yang sangat efektif dalam memperoleh penilaian positif dari masyarakat.

Jangan sampai para pemilih menjadi apatis atas kebosanan terhadap sandiwara pembangunan yang tidak pernah menyentuh akar masalah yang dihadapi masyarakat.

Ketertinggalan akibat konflik yang berkepanjangan di Aceh, ditambah dengan pandemi covid sehingga banyak infrastruktur serta sumber daya manusia yang mesti dikejar pembangunannya.

Perbedaan pandang dalam memulai Kembali pembangunan, jangan sampai menghambat pembangunan itu sendiri.

Eksekutif selaku pelaksana, legislatif yang akan memberi pertimbangan dan yudikatif yang mengawasi pembangunan harus memiliki pandangan yang searah dalam membangun bangsa dan negara ini.

Kampus yang banyak memiliki sumber daya manusia yang lebih mumpuni hendaknya memberikan masukan serta bersedia menyiapkan “roadmap” peta jalan pembangunan berbagai kawasan yang diperlukan untuk digunakan sebagai pedoman pembangunan berkelanjutan.

Sinergisitas serta derap langkah dalam pembangunan daerah kearah yang lebih bermartabat sangat diperlukan.

Para pengusaha sebagai pelaku ekonomi juga perlu di ajak untuk samasama mengambil peran dalam percepatan pembangunan bangsa dan negara.

Alangkah indahnya apabila pokokpokok pikiran atau pokir yang dilahirkan DPRD mendapat sentuhan komunitas akademisi, sehingga proyek dan program yang dilahirkan akan lebih optimal serta memiliki nilai guna yang dapat mempercepat pembangunan daerah.

Kolaborasi antar instansi sekarang ini menjadi suatu keharusan, agar memperoleh hasil yang lebih maksimal agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Semoga pokir menjadi jembatan dalam mempererat silaturrahim berbagai komunitas sehingga mampu mempercepat pembangunan peradaban bangsa.

Baca juga: Alokasikan Dana Pokir Rp 1 Miliar,Ketua Komisi I DPRA Dukung Kemajuan Pentas Seni dan Budaya di Aceh

Baca juga: Nurzahri Serang Balik MTA Terkait Premi JKA yang Dialihkan untuk Pokir Dewan: Itu Menyesatkan

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved