Breaking News:

Kabar Bireuen

Pemkab Bireuen Terima Anugerah Penanganan Stunting dari Pemerintah Aceh

Kabupaten Bireuen menjadi satu-satunya kabupaten/kota lokus penurunan Stunting di Aceh, dan mendapatkan dua penghargaan.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Dok Humas
Sekdakab Bireuen, Ir Ibrahim Ahmad, MSi menerima anugerah penghargaan penanganan stunting dari Pemerintah Aceh, Kamis (30/6/2022) malam di Aula Hotel Harmoni Langsa 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Pemkab Bireuen, salah satu dari 13 kabupaten/kota di Aceh, menerima Anugerah Penghargaan Penanganan Stunting dari Pemerintah Aceh, diserahkan ketua TP-PKK Aceh, Dr Ir Dyah Erti Idawati, MT, didampingi Asisten Pemerintahan dan Keistimewaan Sekda Aceh, Dr M Jafar,  SH M Hum, Kamis (30/06/2022) malam di Aula Hotel Harmoni Langsa.

Penghargaan diterima Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani, SH MSi diwakili oleh Sekdakab Bireuen Ir Ibrahim Ahmad, MSi saat acara malam penganugerahan hasil penilaian kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota dalam percepatan Penurunan Stunting tahun 2021, digelar Pemerintah Aceh melalui Bappeda Aceh.

Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH MSi yang didampingi Kepala Bappeda Bireuen, Muslim, MSi, Sabtu (2/7/2022) menjelaskan, Kabupaten Bireuen menjadi satu satunya dari kabupaten/kota lokus Penurunan Stunting di Aceh, mendapatkan dua apresiasi penghargaan terhadap upaya percepatan penanganan dan Penurunan Stunting yang selama ini dilakukan Bireuen.

Penganugerahan pertama penghargaan sebagai Kabupaten dengan dukungan dan komitmen pemerintah daerah tertinggi dalam percepatan penurunan stunting, diserahkan Asisten I Sekda Aceh, di terima oleh Sekda Bireuen selaku ketua TPPS, Ir Ibrahim Ahmad, MSi mewakili Bupati
Bireuen.

Berdasarkan penilaian dari Tim Panelis Aceh, Kabupaten Bireuen juga ditetapkan juara II dalam pelaksanaan delapan aksi konvergensi dalam upaya percepatan Penurunan Stunting tahun 2021.

Dua penghargaan diterima Bireuen sebagai bentuk apresiasi dan pengakuan Pemerintah Aceh terhadap keberhasilan Pemkab Bireuen, mampu menekan angka prevalensi stunting menjadi 24,3 persen tahun 2021, dari 32,88 persen pada tahun 2019 menurut hasil SSGI.

"Artinya, Bireuen mampu menekan angka prevalensi stunting sebesar 8,58 persen dalam kurun waktu tahun 2019-2021. Angka prevalensi stunting Kabupaten Bireuen ini, urutan ketiga terendah di Provinsi Aceh setelah Kota Banda Aceh (23,4 persen) Sabang (23,8 persen)," jelasnya.

Banyak upaya telah dilakukan Pemkab Bireuen sehubungan dengan kewajiban Kabupaten Bireuen, sebagai lokus dalam percepatan penurunan stunting untuk melakukan pemenuhan delapan aksi konvergensi stunting.

"Saat ini Pemkab Bireuen terus melakukan aksi, inovasi, monitoring dan evaluasi hingga ke tingkat gampong yang langsung di dampingi para pengambil kebijakan dan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Bireuen," sebut Kepala Bappeda Bireuen, Muslim, MSi.(Kbr)

Baca juga: Aceh Darurat Stunting, Anggota DPRA Nora Idah Nita Desak Pemerintah Aceh Optimalkan Peran Posyandu

Baca juga: PPNI Bireuen Gelar Musda Pilih Pengurus Baru

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved