Idul Adha 2022
Kurban Untuk Orang Masih Hidup dan Sudah Meninggal, Mana Harus Didahulukan?
Dalam sebuah video penjelasannya yang diunggah di Instagram @buyayahya_albahjah, Buya Yahya mengatakan, lebih diutamakan untuk orang yang masih hidup.
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM - Hanya tinggal menghitung hari, umat muslim yang memiliki kemampuan akan segera menunaikan ibadah kurban.
Seperti diketahui, ibadah kurban diperuntukkan bagi yang mampu, tetapi belum mendapat kesempatan untuk melaksanakan haji.
Atau bagi mereka yang sudah melaksanakan haji, maka dianjurkan pula untuk tetap melaksanakan kurban setiap tahunnya.
Sejatinya, semua ibadah yang disebutkan dalam hukum syariat diperuntukkan bagi mereka yang masih hidup.
Sementara bagi yang sudah meninggal dunia, dalam pandangan Islam, seluruh amalannya sudah terputus.
Namun dalam praktiknya, ada beberapa orang yang menjalankan beberapa ibadah, namun diperuntukkan bagi mereka yang sudah meninggal tersebut.
Salah satunya seperti ibadah kurban.
Baca juga: Begini Penjelasan UAS soal Waktu yang Boleh dan tak Boleh Sembelih Hewan Kurban
Pihak keluarga yang memiliki kemampuan lebih ada yang menyertakan nama anggota keluarganya yang sudah meninggal dalam kurbannya.
Misalnya saja kurban untuk orang tua yang sudah meninggal dunia.
Namun bagi yang memiliki kemampuan pas-pasan, mungkin hal ini akan sedikit sulit.
Di satu sisi, kemampuan yang dimiliki hanya cukup untuk melaksanakan kurban bagi diri sendiri atau beberapa orang saja.
Sementara itu, disisi lain, sebagai seorang anak tentu saja kita ingin melaksanakan kurban bagi orang tua yang sudah meninggal.
Lalu dalam kondisi seperti ini, manakah yang harus didahulukan, berkurban untuk orang yang masih hidup atau yang sudah meninggal?
Baca juga: Abu Mudi Jelaskan Hukum Bagikan Kurban ke Luar Lokasi Penyembelihan, Simak juga Kata Ustaz Masrul
Soal ini, pendakwah sekaligus pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah, Buya Yahya telah memberikan jawabannya.
Berikut penjelasan lengkap Buya Yahya yang telah dirangkum Serambinews.com.