Breaking News:

Opini

Mencegah Learning loss Generasi Aceh

PROGRAM Kampus Mengajar (KM) 3 sudah dimulai sejak bulan Februari 2022 dan sudah berakhir pada awal bulan Juli 2022 saat ini

Editor: bakri
Mencegah Learning loss Generasi Aceh
FOR SERAMBINEWS.COM
NASRUL HADI SE MM,  Dosen tetap Universitas Muhammadiyah Aceh dan DPL Kampus Mengajar 3

Mahasiswa mengawali dengan membersihkan ruang perpustakaan sekolah dan menata rapi buku-buku untuk tujuan memudahkan siswa-siswi membaca buku untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi mereka.

Selanjutnya mahasiswa juga bisa membantu guru dalam memperbarui data sekolah untuk keperluan kelengkapan data di aplikasi dapodik, dalam hal ini mahasiswa tidak hanya membantu administrasi sekolah secara manual tetapi juga berbasis online dan bahkan bisa memanfaatkan cloud computing untuk penyimpanan data sekolah yang bisa diakses kapan saja.

Selain itu mahasiswa juga bisa berkontribusi membantu melengkapi administrasi pembelajaran seperti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), bahan ajar, media pembelajaran, instrumen evaluasi dan lain-lain.

Sehingga dengan adanya mahasiswa program Kampus Mengajar begitu berdampak dalam mengatur administrasi sekolah yang efektif dan efisien.

Menumbuhkan soft skill Kehadiran program Kampus Mengajar juga menumbuhkan soft skill mahasiswa melalui program dan kegiatan yang mereka lakukan.

Sebut saja semangat mereka berkontribusi dalam membantu mendidik dan mengajar anakanak bisa menumbuhkan jiwa sosial mahasiswa.

Mereka bisa sadar bahwa kehidupan ini adalah saling membantu dan menebar manfaat bagi sesama.

Kepedulian mahasiswa juga meningkat selama program ini, mereka bisa melihat realita yang ada di lapangan bagaimana kondisi dan kemampuan literasi dan numerasi yang siswa masih sangat membutuhkan kepedulian untuk meningkatkan kemampuan siswa-siswi.

Persoalan yang terjadi di lapangan selama proses kegiatan Kampus Mengajar ini juga bisa menumbuhkan kemampuan leadership, berpikir kritis dan pemecahan masalah bagi mahasiswa.

Karena kalau sebelumnya mereka hanya kuliah di kampus, namun saat ini mereka bersama timnya harus melaksanakan kegiatan di luar bangku kuliah dengan berkontribusi untuk siswa-siswi berdasarkan observasi yang telah terlebih dahulu mereka lakukan untuk melaksanakan program yang tepat sasaran di sekolah penempatan mereka.

Dengan demikian, program Kampus Mengajar ini penting sekali untuk meningkatkan soft skill mahasiswa terhadap lingkungan sekitar yang merupakan modal besar bagi mereka pada saat terjun ke dunia kerja pasca kuliah.

Selain itu Kampus Mengajar menjadi tempat mahasiswa berkontribusi untuk sesama dan menebar manfaat untuk sesama.

Sehingga lahirlah generasi masa depan yang kompeten, peduli, inspirasi dan berdaya saing.

Karena mahasiswa adalah agent of change! ac.id>

Baca juga: Kadis Pendidikan Aceh Singkil Turun Gunung Mengajar Lansia Buta Huruf

Baca juga: Lestarikan Budaya, Dinas Pendidikan Aceh Singkil Gelar Festival Dampeng

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved