Breaking News:

Opini

Mencegah Learning loss Generasi Aceh

PROGRAM Kampus Mengajar (KM) 3 sudah dimulai sejak bulan Februari 2022 dan sudah berakhir pada awal bulan Juli 2022 saat ini

Editor: bakri
Mencegah Learning loss Generasi Aceh
FOR SERAMBINEWS.COM
NASRUL HADI SE MM,  Dosen tetap Universitas Muhammadiyah Aceh dan DPL Kampus Mengajar 3

OLEH NASRUL HADI SE MM,  Dosen tetap Universitas Muhammadiyah Aceh dan DPL Kampus Mengajar 3

PROGRAM Kampus Mengajar (KM) 3 sudah dimulai sejak bulan Februari 2022 dan sudah berakhir pada awal bulan Juli 2022 saat ini.

Ya, Kampus Mengajar merupakan salah satu dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang tujuannya untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar mengembangkan dirinya di luar kelas perkuliahan.

Untuk diketahui, MBKM ialah program yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim yang tujuannya untuk membekali mahasiswa menguasai berbagai keilmuan untuk menghadapi dunia kerja, setidaknya ada delapan jenis program yang bisa diikuti oleh mahasiswa.

Saya berkesempatan lulus sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kampus Mengajar 3 setelah mengikuti berbagai proses seleksi dan pembekalan, akhirnya mendampingi mahasiswa ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banda Aceh dan kemudian melakukan penerjunan mahasiswa ke sekolah sasaran yaitu SDN 63 Banda Aceh pada 1 Maret 2022.

Pada tahap awal mahasiswa melakukan observasi terlebih dahulu di sekolah sasaran untuk bisa dilakukan penyusunan program yang tepat pada sekolah tersebut.

Kehadiran mahasiswa dan kegiatan serta program yang dilakukannya di sekolah sasaran diharapkan dapat membantu mengembangkan pembelajaran, terutama untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswasiswi, melakukan adaptasi teknologi digital, mahasiswa bisa mengaktualisasi potensi dan minatnya di sekolah sasaran serta membantu administrasi manajeria sekolah.

Mahasiswa berkontribusi dan sekaligus berkolaborasi dengan guru menjadi partner dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi pembelajaran.

Berdasarkan observasi yang dilakukan oleh mahasiswa pada sekolah sasaran, motivasi siswa untuk belajar masih rendah, masih terbatasnya sarana dan prasarana pembelajaran dan masih kurangnya kemampuan menguasai teknologi untuk tujuan pembelajaran.

Hal ini masih lumayan, dibandingkan di daerah lain berdasarkan laporan dari kepala program kampus mengajar Asri Putri saat kunjungan ke Universitas Muhammadiyah Aceh bahwa masih ada siswa-siswi yang belum bisa membaca padahal sudah tingkat SMP di desa bahkan di perkotaan.

Solusi learning loss Kehadiran program ini kemudian menjadi solusi atas learning loss yang terjadi di sekolah-sekolah selama pandemi covid-19.

Apalagi selama pandemi siswa-siswi belajar melalui pembelajaran secara jarak jauh atau daring yang berlangsung hampir selama dua tahun sehingga mempengaruhi rendahnya kemampuan interpersonal siswa-siswi dan terkendalanya permasalahan logistik yang mempengaruhi efektivitas pembelajaran.

Baca juga: Siti Nadia: Untuk Cegah Learning Loss, Disdik Aceh Harus Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka

Baca juga: Waspadai Learning Loss!

Learning loss adalah istilah yang digunakan untuk menyebut hilangnya pengetahuan dan keterampilan, baik itu secara umum atau spesifik, atau terjadinya kemunduran proses akademik karena faktor tertentu.

Hal inilah yang ditakutkan, apabila ini terjadi maka minat siswa-siswi belajar dan pengembangan diri menurun sehingga berdampak turunnya kualitas sumber daya manusia generasi akan datang.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved