Senin, 11 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Petani Sawit Diminta Manfaatkan PSR Rp 30 Juta/Hektare

Ketua Umum Pengurus Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Perjuangan, H Alpian Arahman SE, mengukuhkan pengurus DPW

Tayang:
Editor: bakri
For Serambinews.com
Ketua DPW Apkasindo Perjuangan Aceh periode 2022 - 2026, Drs Parno, didampingi pengurus lainnya menandatangani berita acara pengukuhan yang disaksikan Ketua Umum Pengurus Apkasindo Perjuangan, H Alpian Arahman dan lainnya di Hotel Permata Hati, Banda Aceh, Kamis (28/7/2022) 

Sedangkan kepada Pengurus DPW dan DPD Apkasindo Perjuangan se-Aceh, Alpian, meminta mereka membantu para petani hingga ke pedesaan untuk mendapatkan program ini.

Di sisi lain, Alpian, menyebutkan selama ini ada tiga item dalam ekspor CPO yang ditetapkan pemerintah tergolong tinggi.

Hal ini pula yang menjadi salah satu alasan murahnya harga tandan buah segar (TBS) sawit selama ini.

Termasuk di Aceh yang harga rata-rata saat ini tak sampai Rp 1.500 per kilogram.

“Kita sudah meminta kepada pemerintah untuk mengevaluasi pungutan itu yang tergolong tinggi,” kata Alpian.

Meski diakui Alpian, sebagian dari pungutan dalam ekspor CPO itu dikembalikan lagi kepada petani yang salah satunya untuk Program PSR.

Sayangkan PSR tak semua terealisasi

Anggota DPD RI asal Aceh, Abdullah Puteh, ikut menyampaikan sambutan dalam acara ini.

Ia juga mendorong Apkasindo Perjuangan Aceh dan kabupaten/kota di Aceh terus menyosialisasikan Program PSR ini kepada petani sawit, sehingga berapa pun jatah kuota yang diberikan pusat kepada Aceh bisa terealisasi, bahkan tak cukup, sehingga harus minta diperbanyak lagi.

Bukan malah dana untuk program ini harus dikembalikan ke pemerintah pusat karena tak terealisasi, seperti pengalaman tahun sebelumnya, sehingga hal ini sangat disayangkan.

Di sisi lain, Aceh malah masih provinsi termiskin di Indonesia.

“Jika sekiranya program ini jalan, tentu bisa membawa kesejahteraan kepada masyarakat, terutama kepada mereka di Aceh yang masih banyak menggantungkan kehidupan dari sawit.

Oleh karena itu, dalam FGD ini diharapkan melahirkan rekomendasi untuk kemudian bisa diperjuangkan ke pusat, sehingga Program PSR ini bisa terealisasi semua,” kata Abdullah Puteh.

Acara ini dibuka Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki yang diwakili Asisten II Setda Aceh, Mawardi.

Ketua DPW Apkasindo Perjuangan Aceh, Drs Parno, juga ikut menyampaikan sambutan dalam acara ini seusai dikukuhkan.

Selain para pengurus Apkasindo Perjuangan, para pejabat Forkopimda Aceh atau yang mewakili juga hadir dalam acara ini. (sal)

Baca juga: Selamatkan Petani Sawit!

Baca juga: Harga TBS Anjlok, DPRK Abdya Minta Pemerintah Perhatikan Petani Sawit, Bukan Hanya Ekspor Migor

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved