Breaking News:

Berita Aceh Tengah

PPNS-KLHK Serahkan Tersangka ke Kejati Kasus Kulit Harimau

Penyidik Pegawai Negeri Sipil Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PPNS-KLHK) sudah menyerahkan IS (43)

Editor: bakri
For Serambinews.com
Mantan bupati Bener Meriah, Ahmadi yang terjerat kasus perdagangan kulit harimau saat berada di Kantor Advokat Nourman Hidayat. 

TAKENGON - Penyidik Pegawai Negeri Sipil Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PPNS-KLHK) sudah menyerahkan IS (43), satu tersangka kasus dugaan perdagangan kulit harimau Sumatera, ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh.

IS diserahkan ke Kejati Aceh setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap.

Kasus dugaan perdagangan kulit harimau ini juga melibatkan mantan Bupati Bener Meriah, Ahmadi.

Tersangka IS saat ini sudah ditahan di Bener Meriah guna selanjutnya menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Simpang Tiga Redelong.

IS sebelumnya ditahan penyidik PPNS-KLHK di sel Polda Aceh, di Banda Aceh.

Informasi tentang diserahkannya IS, tersangka kasus dugaan perdagangan kulit harimau IS ke Kejati Aceh dibenarkan Kuasa Hukum Ahmadi, Nourman Hidayat SH, Senin (1/8/2022).

"Benar satu tersangka sudah ke jaksa," katanya.

Diakuinya, berkas ketiga orang dalam kasus ini diserahkan berbeda yakni berkas IS, berkas A dan berkas A.

Informasi terbaru diperoleh TribunGayo.com, berkas perkara Ahmadi kini masih dalam penelitian tim Kejati Aceh.

Sedangkan Ahmadi saat ini masih ditahan PPNS KLHK di Polda Aceh.

Baca juga: Ahmadi Jadi Tersangka, Praperadilan Kasus Kulit Harimau Ditolak

Baca juga: FJL Bedah Penegakan Hukum Perdagangan Kulit Harimau di Bener Meriah yang Libatkan Mantan Bupati

Selain mantan bupati Bener Meriah, tersangka S juga masih ditahan di Polda Aceh.

Kuasa Hukum Ahmadi, Nourman Hidayat, menjelaskan, saat ini berkas Ahmadi masih tahap P-19.

"Berkasnya masih P-19, penyidik masih mencari bukti atas kasus itu," jelasnya.

Nourman juga mengatakan, kondisi fisik Ahmadi kurang sehat mengalami bengkak di bagian wajah.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved