Breaking News:

Berita Banda Aceh

Pupuk Subsidi di Aceh Masih Tersedia, Ini Harganya, Permintaan Pupuk Non-Subsidi Rendah

Hal ini setidaknya disampaikan pedagang pupuk subsidi dan nonsubsisidi di Pasar Lambaro, Aceh Besar, Ibnu

Penulis: Herianto | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Kadistanbun Aceh, Cut Huzaimah bersama rombongannya, Selasa (26/1/2022), saat di persawahan di Pidie yang terkena banjir beberapa waktu lalu. 

Jangkauannya tidak lagi sampai ke ujung suluran pembagi, karena debit airnya pada musim tanam padi gadu sudah menurun setengah lebih dari kondisi normalnya pada saat tanam padi rendeng.  

Kalau pada musim tanam padi rendeng, menurut penjelasan, penjaga pintu air irigasi kepada kami, kata Ibnu,  debit air di saluran bendungan irigasi mencapai sebesar 6 – 7 meter kubit/detik.

Pada musim tanama padi gadu ini, turun menjadi 40 persen, dari kondisi normal pada musim tanam rendeng menjadi 2,8 meter kubik/detik.

“Karena tekanan dan volume air yang tersedia di saluran induk irigasi telah menurun, otomatis luas areal sawah yang bisa dijangkau air irigasi jadi terbatas,”ujar Ibnu.

Faktor kedua, ungkap Mahdi dan Ibnu, harga pupuk  nonsubsidi dari berbagai jenis saat ini sudah melambung tinggi.

Pupuk urea non subsidi harganya sudah mencapai Rp 580.000/sak, empat kali di atas harga pupuk urea subsidi yang hanya Rp 112.500/sak .

Begitu juga dengan pupuk NPK non subsidi lebih mahal lagi mencapai Rp 830.000/sak (50 Kg). TSP non subsidi Rp 900.000/sak (50 Kg) dan KCL non subsidi Rp 989.000/sak (50 Kg).

Yang membeli pupuk nonsubsidi saat ini, kata Mahdi, pada umumnya pemilik kebun kelapa sawit dan lainnya.

Pada saat harga TBS sawit di atas Rp 2.000/Kg, pada bulan Januari – April 2022 lalu, permintaan pupuk nonsubsidi jenis urea, NPK dan lainnya, dari pekebun kelapa sawit sangat tinggi.

Setelah harga TBS sawit pada bulan Juni dan Juli lalu, turun menjadi Rp 800 – Rp 1.200/Kg, permintaan pupuk non subsidi dari kalangan pekebun kelapa sawit sudah menurun.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved