Breaking News:

Kupi Beungoh

Aceh dan Kepemimpinan Militer (VI) - Sultan Al Mukammil, "Repertoar Raja Boneka”

Saya abai membaca habis tentang seorang Sultan yang cukup fenomenal, yang sangat berperan dalam membangun angkatan laut kerajaan Aceh Darussalam.

Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM/Handover
Ahmad Humam Hamid, Sosiolog, Guru Besar Universitas Syiah Kuala. 

Ahmad Humam Hamid*)

PADA awal serial artikel ini, saya telah membuat kesalahan fatal.

Saya hanya memilih tiga orang saja raja Aceh yang mempunyai kemampuan dan kapasitas kepemimpinan militer dalam membangun Kerajaan Aceh Darussalam.

Di bagian pertama artikel saya hanya menulis Sultan Ali Mughayatsyah, Sultan Alaidin Riayatsyah Al-Qahhar, dan Sultan Iskandar Muda.

Saya abai membaca habis tentang seorang Sultan yang cukup fenomenal, yang sangat berperan dalam membangun angkatan laut kerajaan Aceh Darussalam.

Kesaksian dan deskripsi para ahli bahkan menyebutkan ia mempercayakan kepemimpinannya kepada Laksamana perempuan, Keumalahayati.

Sebuah relates kesetaraan yang bahkan sampai hari in tak tertandingi.

Ia juga mengirim Duta Besar Aceh kepada pendiri Dinasti Oranye Van Nasau, Pince Maurice di negeri Belanda.

Ia adalah Sultan Al Mukammil, dengan nama lengkap Sultan Alaidin Riayatsyah.

Gelar Al Mukammil adalah sebutan yang diberikan kemudian, setelah ia berkuasa. 

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved