Salam

Rakyat Kecil Menanti Bansos

Presiden Joko Widodo mengatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dihitung kembali untuk menambah pemberian bantuan sosial

Editor: bakri
Tangkap Layar Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) 

Seperti menggunakan uang BLT untuk membeli rokok.

Ada juga yang menggunakannya untuk membeli baju atau sepatu.

Intinya ada yang digunakan untuk hal-hal yang tidak penting.

Karena adanya pengalahgunaan bantuan pemerintah oleh sebagian penerima, sehingga memunculkan keraguan tentang validitas data penerima BLT.

Diduga ada orang yang tak berhak ikut menerimanya.

Orang-orang inilah yang kemudian menggunakan BLT atau bantuan lainnya untuk hal-hal yang tidak penting.

Misalnya menggunakan BMK untuk beli handphone atau membeli pulsa Hp.

Orang-orang itu dianggap bukan orang miskin.

Sebab, menurut ahli, kemiskinan adalah suatu standar hidup yang rendah.

Yaitu, adanya suatu tingkat kekurangan materi pada sejumlah atau segolongan orang yang dibandingkan dengan standar kehidupan yang umum berlaku dalam masyarakat bersangkutan.

Bila diartikan dengan pendapatan dan kebutuhan dasar, maka kemiskinan dapat diukur secara langsung, yaitu ketika pendapatan masyarakat tidak dapat memenuhi kebutuhan dasar minimum maka orang ini dapat dikatakan miskin.

Ukuran atau kategori kemiskinan menurut BPS antara lain; warga yang dikatakan sangat miskin apabila kemampuan untuk memenuhi konsumsi makanan hanya mencapai 1900 kalori per orang per hari ditambah kebutuhan dasar non makanan, atau setara dengan Rp 120.000/orang/bulan.

Warga yang dikatakan miskin apabila kemampuan memenuhi konsumsi makanan hanya mencapai antara 1900-2100 kalori/orang ditambah kebutuhan dasar non makanan, atau setara Rp150.000/orang/bulan.

Dalam bahasa awam, orang-orang yang dikatakan miskin dan sangat miskin adalah orang yang sehari-hari hidupnya tidak cukup makan.

Mereka inilah yang paling layak menerima BLT dan bansos lainnya.

Sebab, mereka pasti akan menggunakan bantuan itu untuk kebutuhan primernya, bukan untuk membeli Hp atau pulsa.

Nah?!

Baca juga: Jokowi Sayangkan APBN dan APBD Digunakan Beli Produk Impor: Ngumpulnya Gak Mudah

Baca juga: Ketua FKJP: Terima Kasih APBN & APBA

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved