Breaking News:

Salam

Rakyat Kecil Menanti Bansos

Presiden Joko Widodo mengatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dihitung kembali untuk menambah pemberian bantuan sosial

Editor: bakri
Tangkap Layar Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) 

Presiden Joko Widodo mengatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dihitung kembali untuk menambah pemberian bantuan sosial (bansos).

"Nanti (setelah dihitung), kalau APBN-nya ada uang lebih, insya Allah (bansosnya) akan kami tambahkan," kata Jokowi saat menyerahkan bantuan modal kerja (BMK) dan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng kepada peserta Program Keluarga Harapan (PKH) di Pasar Sungai Duri, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (9/8/2022).

Masyarakat yang menerima bantuan diminta menggunakan BMK senilai Rp1,2 juta sebagai tambahan modal kerja atau modal usaha.

Bantuan tersebut juga dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang produktif.

"Jangan ya, jangan dibelikan handphone.

Kalau bisa, dipakai untuk tambahan modal kerja, modal usaha.

Kalau enggak, ya dipakai untuk kebutuhan-kebutuhan yang produktif.

Jangan dipakai untuk beli pulsa," katanya.

Baca juga: Kanwil DJPb Aceh Raih Prestasi Kinerja Realisasi APBN Tertinggi

Baca juga: Dongkrak Ekonomi Aceh, Hingga Mei, Realisasi APBN di Aceh Rp 4,6 Trilun, Pendapatan Rp 2,1 Triliun

Sedangkan BLT, Jokowi menyarankan agar uang bantuan tersebut digunakan untuk membeli sembako.

"Ibu-ibu, ini ya, yang Rp 300 ribu silakan untuk pembelian sembako dan minyak goreng ya, namanya untuk bantuan sosial," kata Presiden.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved