Breaking News:

Kupi Beungoh

Mengenang Jasa Dr. Mr. Teuku Moehammad Hasan Pahlawan Nasional dari Aceh dalam Besarkan Uang Rupiah

Adakah kita mengetahui jasa dan kontribusi tokoh Aceh dalam penyelamatan dan pembesaran uang rupiah di negara ini?

Editor: Amirullah
ist
Deni Satria, Kepala Pusat Kehumasan Universitas Serambi Mekkah (USM) 

Oleh: Deni Satria

Semua kita, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia, memegang, manabung dan mengantongi uang rupiah setiap hari.

Tanpa rupiah kita tidak berani pergi ke warung kopi, kedai apalagi ke restoran atau mall.

Namun, adakah kita mengetahui jasa dan kontribusi tokoh Aceh dalam penyelamatan dan pembesaran uang rupiah di negara ini?

Barangkali hanya secuil dari warga Aceh yang mengetahui hal ini. Khusus generasi milenial dan Gen Z dapat dikatakan nyaris tak mengetahuinya, kecuali sebagian siswa jurusan IPS pada SMA/MA atau mahasiswa Prodi Sejarah.

Melalui tulisan singkat ini saya membahas jasa Pahlawan Nasional asal Aceh, Dr. Mr. Teuku Moehammad Hasan, dalam penyelamatan rupiah.

Saya berharap agar Bank Indonesia (BI) mendalami peran Dr. Mr. Teuku Moehammad Hasan tentang ini untuk selanjutnya memasang foto Dr. Mr. Teuku Moehammad Hasan pada salah satu nominal uang baru yang diterbitkan oleh BI.

Baca juga: Penukaran Uang Baru Sudah Mencapai Rp100 Miliar, Ada 3 Pecahan Rupiah yang Diminati Masyarakat

Setelah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945, negara ini tidak memiliki mata uang sendiri secara resmi hingga akhir tahun 1946. Baru pada 30 Oktober 1946, Oeang Republik Indonesia atau ORI diterbitkan.

ORI pertama sekali tampil dalam bentuk uang kertas bernominal satu sen dengan gambar sisi depan keris terhunus dan gambar belakang teks undang-undang.

Namun peredaran ORI tersebut sangat terbatas, tidak mencakup seluruh wilayah Republik Indonesia. ORI tidak didapatkan di Pulau Sumatera yang sangat luas itu.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved