Breaking News:

Jurnalisme Warga

Transkoetaradja di Mata Mahasiswi

SAYA tinggal di Gampong Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh. Setiap pergi dan pulang kuliah saya menggunakan angkutan massal bus

Editor: bakri
Transkoetaradja di Mata Mahasiswi
FOR SERAMBINEWS.COM
NURUL HUSNA, Mahasiswi Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Anggota UKM Jurnalistik Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG), dan Anggota FAMe, melaporkan dari Banda Aceh

OLEH NURUL HUSNA, Mahasiswi Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Anggota UKM Jurnalistik Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG), dan Anggota FAMe, melaporkan dari Banda Aceh

SAYA tinggal di Gampong Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh.

Setiap pergi dan pulang kuliah saya menggunakan angkutan massal bus Transkoetaradja.

Karena saya tak bisa mengendarai sepeda motor menjadi alasan tambahan bagi saya mengapa lebih memilih naik bus.

Apalagi gratis dan saya merasa nyaman berada di dalamnya.

Transkoetaradja berpusat di Kota Banda Aceh, tapi layanannya menjangkau hingga ke wilayah Aceh Besar.

Bus ini juga penyatu semua kalangan: duduk sama rendah, berdiri sama tinggi, dan tiba sama cepat.

Kebanyakan penumpang bus ini adalah mahasiswa dan mahasiswi.

Baca juga: Dishub Banda Aceh akan Perbaiki Halte Trans Koetaradja, Sediakan Fasilitas Disabilitas

Baca juga: Dishub Banda Aceh Ajak Penyandang Disabilitas Survei Halte Trans Koetaradja, Ini Tujuannya

Teman-teman saya di Penbi angkatan 2020 maupun anak kecil yang pernah naik bus ini menyebut Transkoetaradja dengan sebutan "Tayo".

Naik bus sambil berjemur Senin (13/6/2022), matahari pagi menyilaukan mata.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved