Breaking News:

Berita Nasional

Haji Uma Laporkan Bimtek Luar Daerah Kuras Dana Desa ke Menkeu dan BPKP, Ini Tanggapan Sri Mulyani

bimbingan teknis (bimtek) aparatur gampong ke luar daerah yang tengah jadi sorotan publik di Aceh kepada Menteri Keuangan RI serta BPKP

Editor: Muhammad Hadi
Kolase Serambinews.com
Anggota Komite IV DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma dan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Kementerian Keuangan di Gedung DPD RI, Kamis (25/8/2022) 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA  – Anggota Komite IV DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma melaporkan masalah pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) aparatur gampong ke luar daerah yang tengah jadi sorotan publik di Aceh kepada Menteri Keuangan RI serta Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan ( BPKP).

Hal tersebut disampaikan senator asal Aceh tersebut dalam dua rapat kerja terpisah antara Komite IV DPD RI dengan Kementerian Keuangan serta BPKP di Gedung DPD RI, Kamis (25/8/2022).

“Perlu saya laporkan kepada Ibu Menteri, kami menerima banyak laporan selama masa reses di Aceh terkait penggunaan dana desa untuk kegiatan bimtek aparatur desa di luar daerah yang belum tentu bisa dipertanggungjawabkan, baik efektifitas hasil kegiatan maupun efisiensi anggaran.

Bahkan lebih cenderung hanya menguras dana desa yang mestinya digunakan untuk pembangunan desa”, ujar Haji Uma.

Baca juga: Bimtek Ke Luar Daerah Kuras Dana Desa, Haji Uma akan Usulkan Agenda Rapat Kerja dengan Kementerian

Haji Uma melanjutkan, aparatur desa menerima undangan bimtek dari sejumlah lembaga yang lokasi kegiatannya di luar Aceh dan ini terus berulang tiap tahun.

Penggunaan dana desa untuk kegiatan bimtek aparatur desa di luar daerah diperkirakan mencapai 50 juta setiap desa per tahunnya.

Di Aceh ada 6.516 desa dan jika dikalikan 50 juta per desa, maka dana desa yang dihabiskan untuk bimtek mencapai Rp 325,8 miliar/tahun.

Kemudian Haji Uma mensinyalir sejumlah oknum aparat ikut menunggangi dana desa.

Salah satunya dengan menjadi pendukung dibalik sejumlah lembaga bimtek agar aparatur desa ikut bimtek dimaksud.

Baca juga: Rekap Hasil Kejuaraan Dunia BWF 2022: Fajar/Rian dan Ahsan/Hendra ke Semifinal, Jojo-Ginting Tumbang

Karena itu, Haji Uma meminta Menteri Keuangan serta instansi terkait lainnya untuk melakukan investigasi terkait permasalahan yang terjadi.

Karena hal ini besar kemungkinan tidak saja terjadi di Aceh, namun diseluruh Indonesia.

“Sejumlah oknum aparat di kabupaten/kota disinyalir ikut menunggangi dana desa, salah satunya menjadi pendukung dari sejumlah lembaga bimtek agar aparatur desa ikut sejumlah bimtek tersebut.

Karena itu, kementerian keuangan bersama lintas institusi terkait lainnya perlu melakukan investigasi terkait hal ini”, kata Haji Uma.

Menyikapi laporan Haji Uma, Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani mengatakan akan berkoordinasi dan menyampaikan hal tersebut kepada lintas instansi lain agar dana desa digunakan semestinya untuk pembangunan di desa.

Baca juga: Daftar Peraih Penghargaan UEFA 2022: Karim Benzema Pemain Terbaik & Carlo Ancelotti Pelatih Terbaik

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved