Breaking News:

Kajian Islam

Mengenal Apa Itu Masa Haid, Nifas dan Darah Istihadhah Agar tak Ragu dalam Ibadah

Pengurus DPP ISAD Aceh, Nauratul Islami SPd turut menjelaskan soal masa haid, nifas dan darah istihadhah agar tidak ragu dalam menjalankan ibadah.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBI ON TV
Pengurus DPP Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD) Aceh, Nauratul Islami SPd dalam program Jumat Mubarak yang tayang di Serambi On TV pada Jumat (26/8/2022), turut menjelaskan soal masa haid, nifas dan darah istihadhah agar tidak ragu dalam menjalankan ibadah. 

Mengenal Apa Itu Masa Haid, Nifas dan Darah Istihadhah Agar Tak Ragu dalam Ibadah

SERAMBINEWS.COM - Islam memandang wanita adalah karunia Allah SWT dan menempatkannya sebagai makhluk paling mulia yang harus dijaga.

Wanita tidak terlepas dari yang namanya haid atau menstruasi, merupakan suatu fitrah yang dialami oleh setiap perempuan yang telah baligh.

Begitu pula saat wanita telah berumah tangga dan setelah ia melahirkan nantinya mengalami masa nifas.

Tak hanya haid dan nifas, sebagian perempuan juga mengalami masa istihadah atau darah yang keluar dari farji (vagina) wanita pada selain masa haid dan nifas.

Tentunya hal ini sering menjadi pembahasan wanita karena menyangkut soal sah atau tidaknya dalam beribadah.

Pengurus DPP Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD) Aceh, Nauratul Islami SPd dalam program Jumat Mubarak yang tayang di Serambi On TV pada Jumat (26/8/2022), turut menjelaskan soal masa haid, nifas dan darah istihadhah agar tidak ragu dalam menjalankan ibadah.

Baca juga: Wanita tak Dianjurkan Minum Obat Penunda Haid Selama Puasa Ramadhan, Simak Penjelasan Abi Peurupok

Menurutnya haid adalah darah yang keluar dari farji wanita saat orang tersebut dalam keadaan sehat, dan juga bukan disebabkan karena melahirkan.

"Darah haid ada lima warna, yaitu hitam, merah, dan merah kekuning-kuningan, kuning, keruh. Masa haid yang paling sedikit yaitu sehari semalam, dan batas maksimalnya yaitu 15 hari 15 malam. Sedangkan pada kebiasannya, mayoritas masa haid yaitu berkisar antara 6-7 hari (seminggu)," ungkapnya.

Mengenali masa haid, Ustadzah Naura menyebut, adapun batas masa suci seorang perempuan setelah haid yang satu dengan haid berikutnya adalah minimalnya 15 hari. Jika melewati dari 15 hari tersebut, maka masih dianggap suci.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved