Breaking News:

Berita Banda Aceh

Nama dan NIKnya Dicatut Sebagai Anggota Parpol, Warga di Banda Aceh Ini Langsung Laporkan Ke Bawaslu

Tujuan kedatangan dua warga ini untuk melaporkan soal nama dan Nomor Induk kependudukan (NIK) mereka yang dicatut sebagai anggota partai politik pada

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM/ALDI RANI
Dua warga di Banda Aceh mendatangi Kantor Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) atau Bawaslu Aceh, di Jl. Blang Beringin, Cot Mesjid, Kec. Lueng Bata, Kota Banda Aceh. Kedatangan mereka untuk melaporkan soal pencatutan namanya sebagai anggota partai politik (parpol) secara sepihak pada Sistem Informasi partai Politik (SIPOL) KPU. 

Laporan Yeni Hardika | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dua warga di Banda Aceh pada Selasa (30/8/2022) kemarin, mendatangi kantor Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) atau Bawaslu Aceh, untuk melaporkan soal pencatutan namanya sebagai anggota partai politik (parpol) secara sepihak.

Mereka adalah Syahril (30), warga Gampong Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, dan Yeni (26) warga asal Kota Lhokseumawe yang saat ini berdomisili di Gampong Kuta Baru, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh.

Mereka mendatangi kantor Bawaslu yang beralamat di Jl. Blang Beringin, Cot Mesjid, Kec. Lueng Bata, Kota Banda Aceh.

Tujuan kedatangan dua warga ini untuk melaporkan soal nama dan Nomor Induk kependudukan ( NIK) mereka yang dicatut sebagai anggota partai politik pada Sistem Informasi partai Politik (SIPOL) KPU.

Padahal, mereka merasa tidak pernah mendaftarkan diri atau mengikuti kegiatan politik apapun.

Baca juga: Di Lhokseumawe, Ada Warga tak Tahu Namanya Dicatut Masuk dalam Anggota Parpol

Baca juga: Mualem tak Larang Kader Partai Aceh Maju jadi Calon Anggota DPR RI, Tapi Ada Syaratnya

Kepada Serambinews.com, Syahril mengaku merasa sangat dirugikan dengan pencatutan namanya sebagai anggota parpol di Sipol KPU.

Pasalnya, di perusahaan tempat dia bekerja saat ini tidak membolehkan karyawannya untuk menjadi anggota Parpol manapun.

"Saya seorang pekerja swasta. Di perusahaan tempat saya bekerja ini tidak diperbolehkan karyawannya menjadi anggota partai politik manapun. Tentu pencatutan secara sepihak ini sangat merugikan saya," ungkapnya saat diwawancarai di Kantor Bawaslu Aceh, Selasa (30/8/2022).

Lebih lanjut Syahril menjelaskan, bahwa dirinya merasa tidak pernah terlibat dalam kegiatan politik apapun.

Dirinya pun baru mengetahui jika namanya tercatat sebagai anggota parpol baru-baru ini, saat melakukan pengecekan NIK dan nama dalam sistem informasi pendaftaran partai politik (Sipol) online melalui portal https://infopemilu.kpu.go.id/Pemilu/Cari_nik.

Baca juga: Anda Tercatat Sebagai Anggota Parpol Tanpa Persetujuan? Lapor ke Panwaslih Kota Lhokseumawe

Syahril juga menunjukkan bukti hasil pengecekan data dirinya di portal tersebut Kepada Serambinews.com.

Dari hasil pengecekan yang ditunjukkan, nama dan NIKnya benar terdaftar dalam Sipol sebagai anggota salah satu partai politik nasional.

Sama halnya yang dialami Yeni, dia juga baru mengetahui jika nama dan NIKnya terdaftar sebagai anggota salah satu parpol saat melakukan pengecekan di situs tersebut.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved