Breaking News:

Wisata Rujak Nanas di Kayu Kul Takengon, Murah dan Manis

Murni, warga Kayu Kul, menjaja nanas lengkap dengan bumbu rujak khas Aceh. Murni juga menyediakan tempat duduk untuk tamu yang mau makan rujak nanas

Editor: Amirullah
IST
Wisata rujak nanas di Desa Kayu Kul Takengon 

Laporan Syedara Lon: Hasan Basri M. Nur

Takengon – Tanah Tinggi Gayo dikenal memiliki keunggulan tanaman holtikultura. Selain kopi, kentang dan wortel, nanas adalah produk unggulan di sana.

Nanas dari Bener Meriah dan Aceh Takengon terkenal manis.

Sejumlah warga lokal Takengon memanfaatkan potensi nanas untuk dipasarkan di tepi jalan raya TakengonBlang Kejeren, tepatnya di Desa Kayu Kul Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah.

Di tepi jalan itu berjejer sejumlah warga menjaja nanas berbagai ukuran, mulai yang terkecil hingga besar. Tapi semuanya matang di pohon dan memiliki rasa yang manis.

Murni, warga Kayu Kul, menjaja nanas lengkap dengan bumbu rujak khas Aceh.

Murni juga menyediakan tempat duduk untuk tamu yang mau makan rujak nanas di tempat.

Baca juga: Sie Reuboh Makanan Khas Aceh Meriahkan Festival Kuliner Aceh di Hotel Shangri-la Jakarta

Baca juga: Ini 10 Resep Sate Kambing Bisa Diolah dari Daging Kurban, Bumbu Kecap Hingga Sate Matang Khas Aceh

Wisata rujak nanas di Desa Kayu Kul Takengon
Wisata rujak nanas di Desa Kayu Kul Takengon (IST)

“Harganya bervariasi Bang. Mulai Rp 5 ribu hingga 25 ribu. Tergantung ukuran,” kata Murni didampingi kawannya yang juga perempuan Desa Kayu Kul, Kamis (1/9) lalu.

“Harga itu sudah termasuk bumbu rujak dan sudah kami kupas. Tinggal santap. Kalau tak manis, boleh tukar,” sambung Murni yang mengaku laris hingga 100 buah per hari, terutama di akhir pekan.

Kabid Ketahanan Sosbud dan Ekonomi Kesbangpol Aceh, Mustafa, yang ikut mengunjungi tempat usaha milik Murni mengaku senang bisa menikmati “wisata kuliner” nanas Gayo di Takengon.

“Rasanya manis, harga terjangkau untuk semua kalangan. Suasana view pegunungan dengan hawa sejuk yang sangat berkesan,” kata Mustafa.

Baca juga: Ini Resep Sate Matang Khas Aceh, Bisa Diolah Pakai Daging Sapi atau Daging Kambing Kurban

“Sekali duduk kami menghabiskan 3 buah nanas ukuran besar. Rasanya manis, bumbu rujak oke. Ini potensi wisata baru yang mendatangkan manfaat bagi warga Aceh Tengah,” tambah Mustafa dibenarkan stafnya Surya dan Rudi.

“Insya Allah, saya akan berkunjung lagi ke tempat ini jika ke Takengon lagi,” kata Mustafa sambil mengajak warga lain untuk berkunjung ke tempat usaha nanas warga Kayu Kul.

Usaha kreatif miliki Murni dan teman-temannya di Desa Kayu Kul perlu mendapat perhatian dan sentuhan bantuan dari dinas terkait, terutama Dinas Koperasi dan UKM serta Dinas Pariwisata.

Murni mengaku siap menerima pemesanan bagi tamu yang mau merasakan manisnya nanas Gayo di Kayu Kul di nomor WA. 082364996399.

----

Hasan Basri M. Nur adalah warga Aceh Besar, bekerja di UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Baca juga: Bu Peungat, Kuliner Khas Aceh Rayeuk Jadi Menu Favorit untuk Berbuka, Begini Proses Pembuatannya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved