Senin, 11 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Pj Gubernur Lantik Bustami Jadi Sekda Aceh

Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, melantik Bustami SE MSi, sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, menggantikan dr Taqwallah MKes

Tayang:
Editor: bakri

BANDA ACEH - Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, melantik Bustami SE MSi, sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, menggantikan dr Taqwallah MKes.

Prosesi pelantikan dan serah terima jabatan Sekda Aceh, itu berlangsung di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, Kamis (8/8/2022) pagi.

Penunjukan Bustami sebagai Sekda Aceh sesuai Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 104/TPA Tahun 2022 Tanggal 29 Agustus 2022 tentang Pengangkatan Pejabat Tinggi Madya di Lingkungan Pemerintah Aceh.

Untuk diketahui, Bustami adalah mantan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh.

Pj Gubernur dalam arahannya seusai pelantikan mengatakan, atas nama pimpinan Pemerintah Aceh, dirinya mengucapkan selamat kepada Bustami yang sudah mendapat amanah menduduki jabatan Sekda Aceh.

Penunjukan Bustami sebagai Sekda Aceh, menurut Achmad Marzuki, sudah dengan prosedur perundang-undangan seperti dijabarkan dalam Keputusan Presiden RI Nomor 104/TPA Tahun 2022 tentang Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Pemerintah Aceh.

Achmad Marzuki menyebutkan, Bustami merupakan pejabat karier yang sudah banyak menghabiskan masa tugas di lingkungan Pemerintah Aceh.

Karena itu, Pj Gubernur berharap Bustami memahami ruang lingkup kerja yang harus ditangani.

"Saya minta agar semua tugas dijalankan dengan sebaik-baiknya dan senantiasa aktif membangun komunikasi dengan berbagai stakeholder," pinta Achmad Marzuki.

Baca juga: Dilantik jadi Sekda Aceh, Pj Gubernur Minta Bustami Bangun Komunikasi dengan Berbagai Stakeholder

Baca juga: Jelang Pelantikan Sebagai Sekda Aceh, Bustami Ikut Gladi dan Salami Para Pejabat di Anjong Mon Mata

Sekda, lanjut Pj Gubernur, merupakan jabatan sangat strategis dalam pemerintahan.

Oleh sebab itu, seorang Sekda harus berperan membantu kepala daerah menyusun program kerja dan mengkoordinasikannya dengan semua satuan kerja.

Sekda, kata Achmad Marzuki, juga harus berperan menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan, pembinaan administrasi, dan pembinaan aparatur.

"Harus digarisbawahi pula bahwa Sekda sangat berperan mempercepat realisasi pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah.

Oleh sebab itu, dibutuhkan komitmen dan ketegasan sikap sesuai kewenangan yang dimiliki.

Fokuskan perhatian untuk pembenahan di internal Pemerintah Aceh," tegas Pj Gubernur.

Achmad Marzuki juga mengingatkan, tantangan pembangunan Aceh ke depan sangat beragam dan dinamis.

Seperti berbagai problem sosial mulai dari masalah kemiskinan, inflasi yang tinggi, kualitas kesehatan, pengangguran, investasi yang belum memuaskan, hingga soal pertumbuhan ekonomi.

Untuk membenahi itu, kata Pj Gubernur, Pemerintah Aceh tentu tidak bisa bekerja sendiri.

Banyak stakeholder yang harus terlibat, namun peranpemerintah dalam menjalankan fungsi pelayanan , pemberdayaan, dan pembangunan tetap yang utama.

Baca juga: Pagi Ini Bustami Dilantik Jadi Sekda Aceh

"Jika pembangunan diibaratkan kereta api, maka pemerintah adalah lokomotifnya.

Tidak terjadi pergerakan apapun manakala lokomotif tidak bergerak aktif," ungkap Achmad Marzuki memberi contoh.

“Di sinilah, seorang Sekda sangat penting sebagai ‘dirijen’ yang mengatur harmoni kerja semua,” timpalnya.

Achmad Marzuki juga meminta Sekda untuk mampu menerjemahkan seluruh aturan dari Pemerintah Pusat dan ketentuan lain dari kementerian/lembaga.

"Saya berharap, amanah ini dapat dijalankan dengan baik agar roda Pemerintahan Aceh bergerak cepat, akurat, dan efektif dalam menjawab semua tantangan yang ada," harap Pj Gubernur Aceh.

Pada kesempatan itu, Achmad Marzuki juga menyampaikan terima kasih kepada dr Taqwallah MKes atas pengabdiannya selama tiga tahun menjabat sebagai Sekda Aceh.

“Sebagai pejabat senior, peran saudara tentu sangat dibutuhkan untuk bidang lain.

Semoga dukungan saudara akan dapat memperkuat kinerja Sekda Aceh yang baru,” imbuh dia.

Kepada Sekda Aceh yang baru, Pj Gubernur mengucapkan selamat bekerja.

“Tingkatkan terus pembinaan terhadap seluruh ASN (Aparatur Sipil Negara), agar kinerja dan pelayanan publik menjadi lebih baik lagi di masa-masa mendatang,”pungkas Ahcmad Marzuki.

Pelantikan dan serah terima jabatan Sekda Aceh yang berlangsung singkat itu turut dihadiri Forkopimda Aceh, para asisten Sekda Aceh dan Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) lainnya, Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM, serta sejumlah kepala instansi vertikal.

Baca juga: Beredar Surat Bustami SE MSi Diangkat Sebagai Sekda Aceh, Ini Penjelasan Pemerintah Aceh

Seusai serah jabatan dengan Bustami, Taqwallah langsung kembali ke Rumah Dinas Sekda Aceh di Simpang Tiga kawasan Gampong Geuceu Kayee Jato, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, untuk mengambil seluruh barang pribadinya dan dipindahkan ke rumah pribadinya di kawasan Lampineung, Banda Aceh.

Taqwallah mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantunya dalam menjalankan tugas sebagai Sekda Aceh selama tiga tahun.

“Salam hormat untuk staf dan keluarga serta mohon maaf jika ada kesilapan dan kekurangan.

Beragam kegiatan menuju esok yang lebih baik lagi dan ikhtiar bersama kita memudahkan yang lain,” ungkap Taqwallah kepada Serambi, kemarin. (her/dan)

Baca juga: KPK Masih Periksa Azhari dan Bustami di Kantor BPKP Aceh, Dalami Proses Pengadaan Kapal Aceh Hebat 

Baca juga: Jubir Pemerintah Aceh Luruskan Praduga Liar Soal Pengunduran Diri Bustami Hamzah

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved