Breaking News:

Berita Tafakur

Suami Boleh Gauli Istri dalam Gaya Apapun Asal tidak Saat 2 Keadaan Ini, Simak Penjelasan Buya Yahya

Namun begitu, urai Buya Yahya, tetap ada ketentuan dan larangan yang meski diketahui suami jika tidak ingin hubungannya dengan istri menjadi haram.

Penulis: Sara Masroni | Editor: Saifullah
FACEBOOK/BUYA YAHYA
Buya Yahya 

Laporan Sara Masroni | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Setelah akad nikah, seorang suami halal menggauli istrinya dalam gaya apa pun.

Bahkan, menurut Buya Yahya, seorang pimpinan pesantren, suami boleh melakukan praktik 'oral' dengan istrinya dengan kondisi pasangan hidupnya itu rela dan bersedia.

Namun begitu, urai Buya Yahya, tetap ada ketentuan dan larangan yang meski diketahui seorang suami jika tidak ingin hubungannya dengan istri menjadi haram dan berdosa.

Disclaimer! Tulisan khusus edukasi bagi orang dewasa yang sudah punya pasangan sah tentang hukum menjilati area sensitif atau intim suami menurut Islam sebagaimana dijelaskan Buya Yahya.

Dalam sebuah kajian, salah seorang jamaah sempat bertanya apa hukumnya melakukan oral 'anu' suami ketika berhubungan.

Sebelum menjelaskan hukum, Buya Yahya dalam kajian itu meminta agar para jamaah meningkatkan wibawa majelis.

Baca juga: Berikut, Alasan Hubungan Suami Istri di Pagi Hari Lebih Menyenangkan

Hal itu dengan tidak membuat guyonan saat mempelajari sesuatu yang berurusan dengan ranjang.

"Jangan membiasakan di majelis membicarakan hal yang demikian dibarengi dengan guyonan," kata Buya Yahya.

"Karena akan merendahkan syariat, jadi sebab keberkahan ilmu dicabut," jelas Buya Yahya mengawali jawabannya dikutip Serambinews.com dari YouTube Ceramah Guru, Kamis (8/9/2022).

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved