Breaking News:

Internasional

Arkeolog Israel Temukan Secara Tak Terduga, Gua Pemakaman Ramses II Mesir Berusia 3.300 Tahun

Para arkeolog Israel pada Minggu (18/9/2022) mengumumkan sebuah gua pemakaman dari zaman Firaun Ramses II Mesir kuno.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Sejumlah gerabah kuno ditemukan di pemakaman Firaun Ramses II Mesir. 

SERAMBINEWS.COM, JERUSALEM - Para arkeolog Israel pada Minggu (18/9/2022) mengumumkan sebuah gua pemakaman dari zaman Firaun Ramses II Mesir kuno.

Makam itu dipenuhi dengan lusinan potongan tembikar dan artefak perunggu.

Gua itu ditemukan di pantai baru-baru ini, ketika seorang penggali mekanik yang bekerja di taman nasional Palmahim menabrak atapnya.

Para arkeolog menggunakan tangga untuk turun ke gua yang luas dan buatan manusia.

Dalam sebuah video yang dirilis oleh Israel Antiquities Authority, para arkeolog menyorotkan senter ke lusinan bejana tembikar dalam berbagai bentuk dan ukuran.

Dimana, berasal dari masa pemerintahan penguasa Mesir kuno yang meninggal pada 1213 SM ( Sebelum Masehi).

Baca juga: Israel Bawa Pulang Catatan Berbahasa Ibrani Kuno Berusia 2.700 Tahun, Ditemukan Kebetulan di AS

Mangkuk, beberapa di antaranya dicat merah, beberapa berisi tulang, piala berkaki, panci masak, toples penyimpanan, lampu dan panah perunggu atau ujung tombak.

Benda-benda itu ditemukan tidak tersentuh sejak ditempatkan di sana sekitar 3.300 tahun yang lalu.

Setidaknya satu kerangka yang relatif utuh juga ditemukan di dua petak persegi panjang di sudut gua.

“Gua itu mungkin memberikan gambaran lengkap tentang kebiasaan pemakaman Zaman Perunggu Akhir,” kata Eli Yannai, seorang ahli.

"Ini sangat langka menjadi penemuan sekali seumur hidup," kata Yannai.

Dia menunjuk pada kekayaan ekstra gua yang tetap disegel sampai penemuan baru-baru ini.

Baca juga: Festival Beit Hail Hadirkan Warisan Lokal Arab Saudi, Dari Dupa Sampai Sadu Kuno

Temuan ini berasal dari masa pemerintahan Ramses II, yang menguasai wilayah yang secara kasar mencakup Israel modern dan wilayah Palestina.

Asal kapal tembikar, Siprus, Lebanon, Suriah utara, Gaza dan Jaffa menjadi kesaksian atas aktivitas perdagangan yang berlangsung di sepanjang pantai, kata Yannai.

Gua itu telah disegel kembali dan dijaga, sementara rencana penggaliannya sedang dirumuskan, kata pihak berwenang.

Dia mencatat beberapa barang telah dijarah darinya dalam waktu singkat antara penemuan dan penutupannya.(*)

Baca juga: Arkeolog Arab Saudi dan Prancis Temukan Artefak Kuno di Kepulauan Farasan, Era Pasukan Romawi

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved