Breaking News:

Berita Banda Aceh

Fatwa MPU tentang Seni Budaya Perlu Ditinjau Ulang, Rekomendasi Hasil Diskusi Publik

Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh disarankan untuk meninjau ulang Fatwa Nomor 12 Tahun 2013 tentang Seni Budaya dan Hiburan lainnya

Editor: bakri
IST
Fatwa MPU Aceh 

BANDA ACEH - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh disarankan untuk meninjau ulang Fatwa Nomor 12 Tahun 2013 tentang Seni Budaya dan Hiburan lainnya.

Saran tersebut merupakan salah satu dari poin rekomendasi yang dihasilkan dalam diskusi publik yang berlangsung di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Selasa (27/9/2022).

“Mengimbau MPU Aceh agar meninjau kembali Fatwa MPU Aceh Nomor 12 Tahun 2013 tentang Seni Budaya dan Hiburan lainnya dalam pandangan Syariat Islam, dengan melakukan perubahan pada ketetapan ke satu butir tiga,” bunyi pon rekomendasi tersebut.

Pada poin berikutnya disebutkan, perlu adanya koordinasi antarlembaga terkait untuk lahirnya kebijakan tentang kesenian di Aceh.

Dan poin terakhir, mendorong Pemerintah Aceh untuk membuka ruang dialog secara rutin tentang pengembangan seni-budaya di Aceh, dan ikut melibatkan ahli, pengamat, dan pelaku bidang terkait secara detail.

Poin-poin tersebut disusun oleh Tim Rekomendasi, yang terdiri dari Dr Muhammad Hatta Lc MEd, Tkg Muhammad Nazar, Prof Syamsul Rijal M AG, Tgk Muslim At Thahiri, Tgk Masrul Aidi bin Muhammad Ismy Lc, Prof Dr Mohd Harun MPd, Barlian Aw, Nab Bahany As, Tabrani Yunis, Firsa Agam, Muhammad Yusuf Bombang (Apa Kaoy), dan Almuniza Kamal SSTP MSi.

“Alhamdulillah, hari ini kita telah menghasilkan rekomendasi tentang pelaksanaan event sesuai dengan ruang lingkup yang telah kita diskusikan.

Baca juga: Sekda Aceh Tengah Subhandhy Buka Sosialisasi Fatwa MPU Aceh

Baca juga: Waled Marhaban Bakongan, Salah Satu Ulama Pembahas Fatwa MPU Tentang Wajib Bela Palestina

Semoga ini menjadi titik balik dari kemajuan seni budaya dan pelaksanaan event di Aceh,” kata Almuniza Kamal, yang tak lain adalah Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh (Disbudpar) Aceh.

Hasil rekomendasi itu sebelumnya dibacakan oleh Muhammad Nazar, mantan wakil gubernur Aceh didampingi oleh Almuniza Kamal.

Usai dibacakan, rekomendasi kemudian diserahkan kepada Pj Gubernur Aceh yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Keistimewaan Aceh, Ir Iskandar Syukri MM MT untuk kemudian diteruskan kepada DPRA, Wali Nanggroe Aceh, Kapolda Aceh, dan MPU Aceh.

Diskusi publik itu sendiri diselenggarakan oleh Disbudpar Aceh dengan tema ‘Seni-Budaya Dalam Pandangan Islam’.

Kegiatan tersebut didasari atas kebutuhan ruang gerak yang kondusif bagi pegiat karya kreatif, para seniman, pelaku seni, dan sektor pendukung pertunjukan agar terus berkembang dan tumbuh seiring dinamisnya perkembangan sosial kemasyarakatan. (mun)

Baca juga: Fatwa MPU Tepat Waktu dan Menenteramkan

Baca juga: Ketua DPRK Aceh Besar Minta Masyarakat Waspada dan Ikuti Fatwa MPU Aceh, Antisipasi Virus Corona

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved