Salam
Masalah Guru Belum Beres
Satu informasi mengatakan, tunjangan yang mereka terima sebelumnya sebesar Rp 800 ribu per bulan, tapi saat ini hanya Rp 250 ribu per bulan.
HARIAN ini kemarin menyajikan dua berita terkait nasib guru yang cenderung masih terabaikan.
Pertama, berita tentang guru SD dan SMP di Kabupaten Simeulue melakukan mogok mengajar pada Rabu (28/9/2022) karena tunjangan mereka berkurang dibanding sebelumnya.
Satu informasi mengatakan, tunjangan yang mereka terima sebelumnya sebesar Rp 800 ribu per bulan, tapi saat ini hanya Rp 250 ribu per bulan.
Aksi mogok mengajar ini sangat merugikan murid karena sekolah diliburkan.
Pj Bupati Simeulue, Ahmadlyah, bersama unsur Forkopimda setempat, meninjau sejumlah sekolah yang gurunya mogok mengajar di Kecamatan Simeulue Timur.
Terkait keluhan para guru mengenai berkurangnya tunjangan, Pj Bupati menyampaikan, pihaknya akan berkonsultasi ke kementerian terkait.
Berita kedua, para guru yang lulus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK/P3K) 2021, Rabu (28/9/2022) mendatangi Pendopo Bupati Aceh Besar di Jantho, mempertanyakan surat keputusan (SK) pengangkatan yang hingga kini belum mereka terima.
Total ada sebanyak 358 guru yang lulus P3K 2021 di Aceh Besar.
Di hadapan para guru, Sekdakab Aceh Besar, Drs Sulaimi MSi menyatakan bahwa hingga kini pihaknya belum dapat memastikan kapan guru tersebut akan diangkat.
Baca juga: Guru di Simeulue Mogok, Sekolah Diliburkan
Baca juga: Kualitas dan Kesejahteraan Guru di Era Otonomi
"Kami belum bisa pastikan, nanti jika kami jawab bulan 10, tapi angaran tidak ada, bagaimana itu?” kata Sulaimi.
Masalah pengangkatan dan penggajian PPPK dalam pekan ini memang sedang sangat panas dibahas secara nasional.
Bahkan belum lama anggota Komisi X DPR-RI, Anita Jacoba Gah, “menyemprot“ habis Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim terkait masalah tersebut.
Anita menilai Nadiem tidak berempati pada nasib para guru PPPK yang sampai detik ini masih menangis karena berbagai masalah.
"Sampai hari ini, Pak, masih banyak guru yang menangis.
Kapan kami terima gaji? Kami makan apa ini?!" Menurutnya ada banyak guru yang telah dinyatakan lulus tes PPPK tetapi tidak kunjung diangkat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/perwakikan-guru-saat-bertemu-dengan-pimpinan-dprk-aceh-singkil-dan-pj-bupati-aceh-singkil.jpg)