Breaking News:

Berita Banda Aceh

Pejabat Aceh Belajar Kelola Desa Mandiri ke Bali, Begini Cara di Sana Dapat IPD Tertinggi dan Hadiah

Desa Peliatan adalah salah satu desa di Bali yang sudah bersatus Desa Mandiri dan memiliki Indek Pembangunan Desa atau IPD Tertinggi.

Penulis: Herianto | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Kepala Bappeda Aceh, HT Ahmad Dadek (tengah) saat studi banding Desa Mandiri IPD tertinggi di Bali, Kamis (29/9/2022) 

Desa Peliatan adalah salah satu desa di Bali yang sudah bersatus Desa Mandiri dan memiliki Indek Pembangunan Desa atau IPD Tertinggi.

Laporan Herianto | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pejabat enam Kepala Satuan Kerja Pemerintah Aceh atau SKPA melakukan studi banding atau belajar ke Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, 27-29 September 2022.

Desa Peliatan adalah salah satu desa di Bali yang sudah bersatus Desa Mandiri dan memiliki Indek Pembangunan Desa atau IPD Tertinggi.

Pejabat enam SKPA yang studi banding ke Bali itu, yakni dari Bappeda Aceh, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG), Badan Pengelola Keuangan Aceh (BPKA), Dinas Permukiman. 

Kemudian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan Biro Pembangunan Setda Aceh. 

Kepala Bappeda Aceh, H T Ahmad Dadek, SH, MH, menyampaikan hal ini kepada Serambinews.com di Banda Aceh, Jumat (30/9/2022). 

Baca juga: Dua Gampong di Lhokseumawe Ditetapkan Sebagai Desa Mandiri, Ini Keuntungannya

“Misi dan tujuan  studi banding itu untuk belajar cara mengelola dana desa menjadi desa mandiri yang kemudian memiliki Indek Pembangunan Desa Tertinggi,” kata Ahmad Dadek. 

Dalam kunjungan tersebut, kata Kepala Bappeda Aceh, H T Ahmad Dadek, Tim dari Pemerintah Aceh, disambut Camat Ubud, Wayan Suwiya dan Perbekel Peliatan atau Kepala Desa, Dwi Sutariyanto.

Kepala Desa Peliatan, Dwi Sutariyanto, kepada Tim Pemerintah Aceh mengatakan atas kesuksesan desanya menjadi Desa Mandiri yang memiliki IPD Tertinggi, maka dapat hadiah dari pemerintah Rp 150 juta.

Kata Ahmad Dadek, atas penjelasan ini membuat Tim dari Pemerintah Aceh kaget karena desa-desa berprestasi di Bali, diberikan bonus tambahan dana desa dari pemerintah.

Pasalnya, kata Ahmad Dadek, informasi awal yang mereka diterima desa-desa yang sudah berstatus Desa Mandiri dan memiliki Indeks Pembangunan Desa Tertinggi, alokasi dana desanya akan dikurangi.

Baca juga: Aceh Besar Sudah Terima Rp 3 Triliun, Delapan Tahun Program Dana Desa

"Rupanya informasi itu tidak benar,” ujar H T Ahmad Dadek.

Ahmad Dadek mengatakan studi banding Tim dari Aceh itu untuk belajar dan mencari tambahan pengetahuan dalam mengelola data pemerintahan desa untuk pembangunan. 

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved