Luar Negeri

Kesaksian Guru yang Selamat dari Pembantaian Tewaskan 37 Orang di Thailand: Anak-anak Nangis

Panchum mengaku menyaksikan pelaku yang merupakan mantan perwira polisi bernama Panya Khamrab (34), menuju ke sekolah lalu menyerang beberapa orang.

Editor: Faisal Zamzami
AFP
Pelaku pembantaian massal di Thailand, Panya Khamrab (kiri) dan peti mati korban penyerangan. 

Sosok Pelaku

Panchum mengaku mengenali pelaku, yang merupakan salah satu wali murid di tempatnya mengajar.

Pelaku, Panya Khamrab, bahkan terbilang sering datang ke penitipan untuk mengantar anaknya.

Panchum menggambarkan sosok Khamrab sebagai orang yang pendiam dan juga sopan.

"Tapi kali ini, dia berbeda dari sebelumnya," katanya, menggambarkan sorot matanya "seolah-olah dia marah atau stres dengan seseorang."

Menurut pejabat setempat, Panya Khamrab merupakan mantan Letnan Kolonel Polisi yang pernah bertugas di Kantor Polisi Na Wang di provinsi Nong Bua Lamphu.

Ia dipecat pada Juni 2022 karena mengonsumsi narkoba jenis metamfetamin.

Dilaporkan Tribunnews sebelumnya, Juru bicara kepolisian, Paisan Luesomboon, mengatakan kepada media lokal ThaiPBS bahwa Khamrab sempat menghadiri sidang sehubungan dengan kasus narkoba pada Kamis (6/10/2022).

Insiden berdarah ini turut menewaskan Supaporn Pramongmuk, seorang guru berusia 25 tahun yang tengah hamil delapan bulan.

Ia diperkirakan akan melahirkan pada 23 atau 24 Oktober mendatang.

Sementara itu, para korban langsung ditangani para dokter pada Kamis malam setelah kejadian.

Bendera di kantor-kantor pemerintah dikibarkan setengah tiang sebagai bentuk duka cita.

Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha dan Raja Maha Vajiralongkorn melakukan perjalanan ke Nong Bua Lamphu pada Jumat (7/10/2022) hari ini.

Baca juga: PBB Umumkan 1 Juta Warga Myanmar Mengungsi Seusai Kudeta Dilakukan Junta Militer

Baca juga: Penjualan Valuta Asing Menurun, BI Lhokseumawe Sebut Dampak Covid-19

Baca juga: Medco E&P Bantu Beasiswa 99 Murid SD Berprestasi di Aceh Timur

Tribunnews.com: Kesaksian Guru yang Selamat dari Penembakan Massal Thailand: Anak-anak Nangis lalu Tiba-tiba Hening

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved