Berita Aceh Tamiang
Mangkrak Empat Tahun, Stadion Tamiang Jadi Tempat Gembala Ternak
Hewan ternak ini berbaur dengan masyarakat yang melakukan jogging dan anak-anak sekolah sepak bola yang berlatih setiap sore di stadion
Bahkan, bukan hal aneh bila melihat kawanan kambing memenuhi tribun stadion.
Hewan ternak ini berbaur dengan masyarakat yang melakukan jogging dan anak-anak sekolah sepak bola yang berlatih setiap sore di stadion.
PEMBANGUNAN stadion di Kabupaten Aceh Tamiang terhenti sejak tahun 2018 lalu.
Bangunan terbengkalai ini menyebabkan kondisinya tidak terawat, sehingga kerap dimasuki ternak sapi dan kambing.
Kumuhnya bangunan stadion itu tidak bisa disembunyikan karena berada persis di pinggir jalan Medan-Banda Aceh, kawasan Kecamatan Karang Baru.
Kondisi tribun bukan hanya telihat kusam, tapi juga sudah dipenuhi lumut.
Untuk diketahui, pembangunan stadion ini dimulai tahun 2009 secara bertahap.
Pada tahun 2018, pembangunan fisik stadion dilakukan menggunakan dana Otonomi Khusus (Otsus) Rp 3 miliar.
Setelah itu, progres pembangunan terhenti sehingga fungsi stadion belum berjalan sepenuhnya.
“Masih banyak yang perlu dibenahi karena progresnya baru 40 persen,” kata Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Kadisparpora) Aceh Tamiang, Muslizar, Selasa (18/10/2022).
Saat ini, stadion tersebut hanya memiliki satu tribun dan belum dilengkapi pagar keliling.
Ini membuat ternak sapi dan kambing yang dilepas warga bebas keluar masuk.
Baca juga: Rp 7,8 Miliar untuk Stadion Tamiang
Baca juga: Aset Terbengkalai, Tim Provinsi Siap Rampungkan Pembangunan Stadion Tamiang
Bahkan, bukan hal aneh bila melihat kawanan kambing memenuhi tribun stadion.
Hewan ternak ini berbaur dengan masyarakat yang melakukan jogging dan anak-anak sekolah sepak bola yang berlatih setiap sore di stadion.
Mirisnya, kondisi stadion yang belum layak pakai ini sudah sering digunakan untuk turnamen besar yang melibatkan tim dari berbagai daerah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Stadion-Aceh-Tamiang-yang-terbengkalai-sejak-tahun-2018-l.jpg)